Duka Mendalam hingga Permohonan Maaf, KAI Pastikan Korban Tertangani dengan Baik

  • 28 Apr 2026 06:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan duka mendalam atas insiden di Stasiun Bekasi Timur, Senin 27 April 2026 malam
  • KAI memastikan seluruh korban tertangani dengan fokus utama keselamatan serta percepatan evakuasi sejak awal kejadian berlangsung
  • KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh bagi pelanggan terdampak pembatalan perjalanan hingga tujuh hari ke depan

RRI.CO.ID, Bekasi Timur - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan duka mendalam atas insiden di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026 malam. KAI memastikan seluruh korban tertangani dengan fokus utama keselamatan serta percepatan evakuasi sejak awal kejadian berlangsung.

KAI menyebut seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL terdampak dengan pembaruan data hingga pukul 02.00 WIB.

Data sementara mencatatkan 4 orang meninggal dunia dan 79 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit rujukan wilayah Bekasi.

Penanganan korban dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan termasuk RSUD Bekasi dan RS Bella Bekasi serta RS Primaya. Selain itu, korban juga dirawat di RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, hingga RS Hermina.

KAI bersama Basarnas, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, serta tim medis bergerak cepat membantu proses evakuasi korban. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis secara cepat dan tepat di lokasi kejadian.

Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan secara maksimal. “Untuk penyebab kejadian, kami menyerahkannya kepada KNKT agar dapat ditelusuri secara lebih mendalam,” ujar Menhub sesuai kejadian Senin, 27 April 2026 malam.

Disisi lain, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dengan baik. Proses evakuasi korban meninggal dan luka-luka terus dilakukan secara maksimal.

“Saat ini korban meninggal dunia tercatat 4 orang dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik. Kami terus melakukan evakuasi dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” ujar Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin.

Tak lupa, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan duka cita. Serta, permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas kejadian ini.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” kata Anne Purba.

Per pukul 01.04 WIB, jalur hilir lintas Bekasi–Tambun telah dapat dilalui kembali untuk perjalanan kereta api. Sementara itu, jalur hulu masih dalam proses evakuasi dan penanganan guna memulihkan operasional secara bertahap.

KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL sesuai kondisi jalur agar layanan dapat berjalan bertahap. Perusahaan juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi penumpang.

KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh bagi pelanggan terdampak pembatalan perjalanan hingga tujuh hari ke depan. Selain itu, layanan lanjutan berupa bus disiapkan untuk penumpang KA Argo Bromo Anggrek menuju Stasiun Gambir.

Berikut daftar perjalanan KA Jarak Jauh yang dibatalkan hingga pembaruan terakhir:

KA Jarak Jauh Batal – 27 April 2026

  1. KA 120B Gunungjati (Gambir – Cirebon)
  2. KA 139B Parahyangan (Kiaracondong – Gambir)
  3. KA 140B Parahyangan (Gambir – Kiaracondong)
  4. KA 22 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
  5. KA 76B Mataram (Pasarsenen – Solo Balapan)
  6. KA 164 Gumarang (Pasarsenen – Surabaya Pasarturi)
  7. KA 150 Singasari (Pasarsenen – Blitar)
  8. KA 92–93 Jayabaya (Pasarsenen – Malang)
  9. KA 64B Manahan (Gambir – Solo Balapan)
  10. KA 258 Progo (Pasarsenen – Lempuyangan)
  11. KA 30F Argo Anjasmoro (Gambir – Surabaya Pasarturi)
  12. KA 180B Tawang Jaya Premium (Pasarsenen – Semarang Tawang)

KA Jarak Jauh Batal – 28 April 2026

  1. KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
  2. KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
  3. KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
  4. KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen)
  5. KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
  6. KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasarsenen)
  7. KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen)
  8. KA 149 Singasari (Blitar – Pasarsenen)
  9. KA 94–91 Jayabaya (Malang – Pasarsenen)
  10. KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir)
  11. KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasarsenen)
  12. KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir)
  13. KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasarsenen)

KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh bagi pelanggan KA yang terdampak, dengan proses pengembalian dapat dilakukan hingga 7 hari ke depan. Pelanggan dan keluarga yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.

Seluruh perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung penanganan. KAI menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan situasi di lokasi kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....