Resmi Dilantik Kepala BAKOM, Qodari: Tantangan Komunikasi Pemerintah Sangat Berat

  • 27 Apr 2026 19:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala BAKOM RI Muhammad Qodari menyebut tantangan komunikasi pemerintah ke depan sangat berat seiring banyaknya program strategis.
  • Qodari menegaskan komunikasi efektif dan kolaborasi lintas kementerian serta media menjadi kunci penyampaian kebijakan kepada publik.
  • Presiden Prabowo Subianto juga melantik Hasan Nasbi untuk memperkuat koordinasi komunikasi pemerintah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM RI) Muhammad Qodari menyebut tantangan komunikasi pemerintah ke depan sangat berat. Ia menegaskan tanggung jawab tersebut menuntut kesiapan lebih besar dibandingkan jabatan sebelumnya.

Qodari mengakui beban tugas di bidang komunikasi tidaklah ringan. Ia menilai banyaknya program pemerintah menjadi tantangan utama dalam penyampaian informasi kepada publik.

"Terus terang waktu dikasih tahu itu doa saya tambah panjang, karena ini tambah berat, berat sekali. Karena memang yang dikerjakan oleh Pak Prabowo, program-programnya sangat banyak dan harus dijelaskan latar belakangnya, sebab-sebabnya," ucap Qodari usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026.

Qodari menyatakan komunikasi efektif diperlukan untuk menjelaskan tujuan program pemerintah kepada masyarakat luas. Hal ini mencakup upaya mewujudkan kesejahteraan umum hingga mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Tentunya pekerjaan yang sangat besar ini harus bekerja sama dengan berbagai lembaga. Dengan semua KL, dengan semua stakeholder, terutama dengan media," ujar Qodari.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Bidang Komunikasi dan Media. Kehadiran Hasan diharapkan memperkuat koordinasi komunikasi pemerintah ke depan.

"Sebagai pembantu presiden, saya akan bekerja sama yang sangat erat dengan abangda Kepala BAKOM Bang Qodari. Mungkin juga dengan Ibu Menkomdigi, dengan Wamenkondigi untuk memperkuat bidang komunikasi," kata Hasan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....