Profil Dudung Abdurachman, Kepala KSP yang Baru Dilantik Presiden
- 27 Apr 2026 16:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala KSP menggantikan Muhammad Qodari di Istana Negara.
- Dudung membawa rekam jejak panjang di militer, termasuk pernah menjabat KSAD dan Panglima Kostrad sebelum purnatugas.
- Penunjukan Dudung diharapkan memperkuat koordinasi strategis pemerintahan melalui pengalaman kepemimpinan dan pertahanan nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026. Dudung menggantikan Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.
Dudung Abdurachman lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 19 November 1965. Ia merupakan putra dari pasangan Nasuha dan Nasyati.
Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Bandung, mulai dari SDN Patrakomala, SMP Kartika XIX-1, hingga SMAN 9 Bandung. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan militer di Akademi Militer dan lulus pada 1988 dari kecabangan infanteri.
Selain pendidikan militer, Dudung juga menempuh pendidikan akademik. Ia meraih gelar Magister Manajemen dan menyelesaikan program doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti pada 2023 dengan predikat cumlaude.
Karier militernya dimulai di satuan tempur, termasuk bertugas di Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti di Atambua. Ia kemudian meniti berbagai jabatan penting di lingkungan TNI.
Sejumlah posisi strategis pernah diemban Dudung, seperti Komandan Kodim, Komandan Detasemen Markas TNI, hingga Wakil Gubernur dan Gubernur Akademi Militer. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya di bidang kepemimpinan militer.
Namanya semakin dikenal publik saat menjabat Pangdam Jaya pada 2020. Saat itu, kebijakannya dalam penertiban atribut organisasi masyarakat menjadi sorotan.
Pada 2021, Dudung dipercaya menjabat Panglima Kostrad. Tak lama kemudian, ia ditunjuk menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada November 2021.
Ia menjabat sebagai KSAD hingga memasuki masa pensiun pada 2023. Selama masa jabatannya, Dudung dikenal aktif dalam berbagai kebijakan strategis pertahanan.
Setelah purnatugas, Dudung tetap dipercaya berada di lingkaran pemerintahan. Pada Oktober 2024, ia diangkat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional serta Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.
Kini, Dudung mengemban tugas baru sebagai Kepala KSP. Peran tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi strategis antara Presiden dan berbagai lembaga pemerintahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....