Menkop Dorong KSP TLM Perkuat Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih
- 26 Apr 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia memperkuat sinergi dan kolaborasi
- Pemerintah daerah akan menyinergikan Kopdes Merah Putih dengan NTT Mart untuk memperluas pemasaran produk lokal
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia memperkuat kolaborasi. Ia-pun Mendorong KSP TLM melakukan sinergi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memperkuat ekonomi berbasis desa.
Ferry mengapresiasi kinerja KSP TLM yang dinilai berhasil menjaga pertumbuhan usaha sekaligus kepercayaan anggota. Hingga 2025, koperasi tersebut mencatatkan aset Rp1,38 triliun.
Sementara pendapatan usaha koperasi tersebut Rp380,97 miliar, dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp172,75 miliar. Koperasi ini sendri memiliki anggota mencapai 340.117 orang.
“Capaian ini menunjukkan KSP TLM tidak hanya tumbuh secara angka. Tetapi juga dalam kepercayaan anggota, tata kelola, dan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat,” ujar Ferry, dalam keterangannya, Minggu, 26 April 2026.
Ia menilai praktik KSP TLM layak menjadi model bagi koperasi lain di Indonesia. Menurutnya, koperasi tetap relevan sebagai pilar ekonomi di era modern.
Pemerintah, lanjut Ferry, tengah mendorong pengembangan KDKMP sebagai program strategis nasional untuk membangun ekonomi dari desa. Di NTT, terdapat 1.399 unit KDKMP yang sedang dikembangkan, dengan sekitar 40 unit telah rampung.
Ferry mentila, KSP TLM memiliki kapasitas untuk mendampingi operasional Kopdes Merah Putih. Termasuk dalam penyediaan bahan baku dan kemitraan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah akan diperkuat melalui pembangunan pusat distribusi di tingkat kecamatan dan kabupaten. Tujuannya guna mendukung pemasaran produk desa.
Hal yang sama disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Ia mendorong koperasi tersebut untuk mengembangkan usaha ke sektor produktif.
“TLM harus berani keluar dari zona nyaman. Termasuk melakukan spin off dan memperluas produksi agar usaha berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, pemerintah daerah juga akan menyinergikan Kopdes Merah Putih dengan NTT Mart untuk memperluas pemasaran produk lokal. Selain itu juga bisa meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama KSP TLM Indonesia Zelsy N. W. Pah menyatakan pihaknya akan terus memperkuat kapasitas usaha pada 2026. Termasuk meluncurkan program pinjaman pendidikan bagi anggota.
Selain itu, KSP TLM berencana membuka dua cabang baru di Bali, memperluas jaringan di NTT dan Sulawesi Tengah. Mereka juga akan melakukan transformasi digital guna meningkatkan layanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....