Penaburnesia Ajang Adu Talenta Kesenian Pelajar Nasional

  • 25 Apr 2026 06:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 426 pelajar jenjang TK, SD, SMP dan SMA dari 14 kota di Tanah Air beradu talenta kesenian
  • Para pelajar mempertunjukan bakat dan kreasinya dalam pagelaran panggung ekspresi anak Indonesia (Penaburnesia) 2026

RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 426 pelajar jenjang TK, SD, SMP dan SMA dari 14 kota di Tanah Air beradu talenta kesenian. Mereka mempertunjukan bakat dan kreasinya dalam pagelaran panggung ekspresi anak Indonesia (Penaburnesia) 2026.

Ketua Yayasan BPK PENABUR Pusat, Adri Lazuardi mengatakan Penaburnesia kali ini yang keempat kali sejak tahun 2020. Acara inj diikuti 14 kota dalam rangka bagaimana BPK Penabur menggali bakat dan potensi dari setiap peserta didik dengan berbagai talenta dan bakat yang mereka miliki.

"Jadi ini adalah satu kesempatan dimana setiap anak-anak yang bersekolah di BPK Penabur bisa mempertontonkan, mempertunjukkan talenta-talenta yang dimiliki masing-masing. Kalau kota yang ikut ada 14 kota dan jumlah pesertanya 426 sekian," ujarnya, Jumat 24 April 2026.

Kemudian, sambung Adri, yang sampai di final adalah pelajar terpilih dari masing-masing kluster dari seleksi yang sudah dilakukan oleh Panitia. "Jenjangnya mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA," kata dia.

Adri membeberkan setiap jenjang itu ada kategori-kategorinya dan ini sebetulnya lebih kepada bagaimana kombinasi bakat. Ada yang menyanyi, ada yang menari, ada yang bermain musik, mengaransemen musik tradisional dan sebagainya.

"Itu menjadi bagian-bagian kesenian yang disatukan. Kita juga melihat sebenarnya setiap potensi siswa kita juga ada yang di non-akademik dalam hal ini bakat dan seni," ujarnya.

Dia menegaskan hari ini di perlihatkan kepada semua orang bahwa BPK Penabur juga punya potensi besar pada budaya dan seni. Untuk harapannya yakni, melahirnya generasi tren di talentanya masing-masing.

"Karena kalau saya perhatikan kita lihat sendiri ada yang bisa menyanyi dengan aransemen musik sendiri dan kemudian tradisional. Ini paduan-paduan menarik yang kalau nanti ketemu dengan circle yang tepat mereka akan menjadi benih yang bisa tumbuh," ucap Adri.

Dia menambahkan sebenarnya kreativitas yang dihadirkan oleh program Penaburnesia ini adalah refleksi dari wajah kreativitas bangsa Indonesia. Karena, sebenarnya program yang digagas oleh Penaburnesia ini bukan tentang menang atau kalah.

"Tapi bagaimana siswa ini semua tumbuh menjadi ruang hidup kreativitasnya. Tentunya kreativitas itu bukan hanya bakat, tapi sebenarnya cara berpikir, cara bertindak," kata dia.

Ketua Panitia Pelaksana Penaburnesia 2026, Clara Yunita menyatakan dengan kesuksesan program Penaburnesia kali ini aka lebih diperluas lagi. Artinya, kedepan akan melibatkan seluruh pelajar se-Indonesia.

"Kami baru berani mencoba membuka peluang ini buat teman-teman BPK Penabur. Kalau tadi menurut Pak Adri akan dibuka peluang untuk teman-teman berbagai sekolah se-Indonesia, bukan hanya BPK Penabur," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....