Indonesia-Korea Perkuat Pengendalian Karhutla lewat Pusat Manajemen
- 24 Apr 2026 14:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan memperkuat kerja sama pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
- Indonesia dan Korea Selatan juga melakukan pengembangan sistem teknologi informasi dan komunikasi untuk deteksi dini karhutla
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan memperkuat kerja sama pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kolaborasi mencakup pengembangan pusat pengelolaan kebakaran di wilayah Sumatra Selatan.
Penguatan dilakukan melalui pembangunan fasilitas di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Proyek tersebut meliputi Forest and Land Fire Management Center.
Peletakan batu pertama dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Bumi. Agenda tersebut juga mencakup pembangunan Asrama Manggala Agni.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan, Thomas Nifinluri mengatakan, proyek bagian ini menjadi kerja sama bilateral. Program mencakup pembangunan pusat komando dan pelatihan terpadu.
Selain itu, kerja sama mencakup peningkatan kapasitas Manggala Agni. Penyediaan sarana dan prasarana juga menjadi fokus utama program.
Kedua negara mengembangkan sistem teknologi informasi untuk deteksi dini karhutla. Prediksi BMKG menunjukkan potensi El Nino lebih awal tahun ini.
“Kondisi ini berpotensi meningkatkan luas dan frekuensi kebakaran hutan. Diperlukan kesiapsiagaan serta strategi yang lebih adaptif dan terpadu,” kata Thomas dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.
Dukungan Korea Forest Service diharapkan memperkuat pengendalian karhutla nasional. Fasilitas baru juga meningkatkan efektivitas pelatihan dan koordinasi.
“Fasilitas ini diharapkan meningkatkan efektivitas pelatihan dan operasional lapangan. Kerja sama ini penting bagi penguatan kapasitas pengendalian karhutla,” ujar Ha Kyung Soo.
Sebelumnya, pusat pelatihan telah digunakan untuk pelatihan internasional oleh Asian Forest Cooperation Organization. Kegiatan diikuti peserta dari enam negara kawasan Asia Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....