Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

  • 23 Apr 2026 20:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono meninjau progres proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Prambanan-Purwomartani
  • Akses Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Prambanan-Purwomartani rencananya akan dikembangkan sebagai Exit Gerbang Tol Purwomartani, mengarah ke wilayah Bokoharjo.
  • Kehadiran konektivitas langsung menuju kawasan Ratu Boko melalui akses GT Purwomartani dapat mengurangi beban lalu lintas di jalur arteri

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono meninjau progres proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Prambanan-Purwomartani. Didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Ari Respati dan Direktur Operasi Jasa Marga, Fitri Wiyanti, peninjauan berlangsung Rabu, 22 April 2026.

“Kunjungan ini sebagai tindak lanjut hasil rapat pembahasan permohonan percepatan pembangunan akses Bokoharjo Jalan Tol Jogja-Solo yang ditargetkan dapat mendukung kesiapan operasional Natal dan Tahun Baru 2026/2027 serta Lebaran 2027,” ujar Rivan.

Jasa Marga berkomitmen untuk mempercepat penyediaan akses menuju kawasan Bokoharjo sebagai pintu masuk ke destinasi wisata Ratu Boko. Sehingga, dapat meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Akses tersebut rencananya akan dikembangkan sebagai Exit Gerbang Tol (GT) Purwomartani dengan panjang sekitar 1,95 KM, mengarah ke wilayah Bokoharjo. Kehadiran akses nantinya diharapkan menjadi solusi dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di jalan nasional Yogyakarta–Solo.

Proses persiapan lahan untuk mendukung pembangunan akses telah mulai dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal proyek. Berdasarkan data hingga 15 April 2026, secara keseluruhan progres konstruksi Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani telah mencapai 94,8%.

Jasa Marga memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan. Melalui pengembangan akses ini, Jasa Marga menegaskan perannya sebagai penggerak konektivitas nasional yang turut memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Kehadiran konektivitas langsung menuju kawasan Ratu Boko melalui akses GT Purwomartani dapat mengurangi beban lalu lintas di jalur arteri. Konektivitas ini diharapkan mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal.

Jalur ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Sehingga, memperkuat kontribusi infrastruktur jalan tol dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam tinjauan tersebut Direktur Utama Jasamarga Jogja Solo Rudy Hardiansyah. Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY Tri Murtoposidi.

Serta, Ketua Tim Pembangunan Jalan Tol, Bidang Pembangunan Jalan Jembatan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY Zulaikha Budi Astuti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....