Pemerintah Percepat Pengembangan Jaringan Kereta Api Nasional

  • 22 Apr 2026 15:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mempercepat pengembangan jaringan perkeretaapian nasional untuk memperkuat konektivitas dan menekan biaya logistik yang selama ini cukup tinggi. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pengembangan jaringan perkeretaapian dilakukan di luar pulau Jawa.

Hal ini diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi tindak lanjut pengembangan jaringan perkeretaapian Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi (SKS). Menko AHY menjelaskan, pengembangan ini merupakan mandat Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).

"Visi besar Bapak Presiden, kita ingin memastikan Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi tidak tertinggal terlalu jauh. Dengan membangun jaringan kereta api yang terintegrasi, kita bisa menekan biaya logistik secara signifikan dan meningkatkan daya saing," kata Menko AHY dalam Rapat Koordinasi di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, pada Rabu, 22 April 2026.

Menko AHY memaparkan, saat ini masih terdapat ketimpangan signifikan dalam pengembangan transportasi berbasis rel di tanah air. Menurutnya, diperlukan langkah strategis yang terencana dan kolaboratif lintas Kementerian, Lembaga, serta Pemerintah Daerah.

"Melihat kondisi hari ini, jaringan kereta api kita masih sangat terbatas dibandingkan negara lain. Ini bukan untuk membuat kita pesimis, tetapi justru menjadi pemicu agar kita bekerja lebih keras dan lebih terarah," ucapnya.

Menko AHY menyoroti rendahnya kontribusi kereta api terhadap mobilitas nasional, 4 persen angkutan penumpang, dan 1 persen logistik. Selain itu, kesenjangan investasi antara pembangunan jalan dan perkeretaapian yang selama ini dinilai masih cukup jauh.

"Kereta api memiliki keunggulan sangat besar, termasuk dari sisi efisiensi dan emisi. Kontribusinya terhadap emisi gas rumah kaca sangat rendah, kurang dari 1 persen, ini harus kita dorong," ujarnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional yang juga Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy mendukung percepatan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional tersebut. Menurutnya, pentingnya peran Pemerintah Derah dalam mendukung pengembangan transportasi publik, khususnya melalui alokasi anggaran yang lebih proporsional.

"Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia, kita tidak bisa hanya mengandalkan APBN. Harus ada pengelolaan keuangan, kolaborasi dengan swasta, dan keterlibatan berbagai pihak," kata Rachmat.

Dalam Rakor hadir Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagu. Kemudian, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Wakil Kepala BP BUMN Amminudin Ma'ruf, dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.

Sementara itu, Menko AHY didampingi oleh Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra. Kemudian, Merry Riana, serta Tenaga Ahli Menteri Ahmad Khoirul Umam dan Rio Neswan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....