DPR Tegaskan Kerja Sama RI-AS Fokus pada Modernisasi TNI, Bukan Akses Udara
- 21 Apr 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan, kerja sama pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat untuk memperkuat kapasitas TNI
- kedaulatan udara tetap mutlak milik Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta — Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan, kerja sama pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat untuk memperkuat kapasitas TNI. Yakni melalui modernisasi alutsista dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, bukan pemberian akses lintas udara bebas ke pihak asing.
Pernyataan tersebut disampaikan Utut dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 21 April 2026. Sekaligus merespons kabar yang menyebut adanya pemberian izin blanket overfly wilayah Indonesia kepada Amerika Serikat.
Utut mengungkapkan, klarifikasi telah dilakukan langsung kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Dari hasil komunikasi tersebut dipastikan bahwa tidak ada kesepakatan terkait pemberian akses udara bebas.
“Jadi kedaulatan udara tetap mutlak milik Indonesia. Dan setiap aktivitas tetap harus melalui mekanisme pemberitahuan kepada Kemhan dan TNI AU,” ujar Utut kepada wartawan.
Ia menjelaskan, kerja sama yang dibangun kedua negara justru berfokus pada tiga pilar utama. Salah satunya adalah penguatan TNI melalui modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan transfer teknologi.
Selain itu, kerja sama juga mencakup peningkatan kapasitas prajurit melalui program pendidikan militer profesional. Seperti International Military Education and Training (IMET), yang memberikan akses bagi personel TNI untuk mengikuti pelatihan di luar negeri.
Di sisi lain, peningkatan interoperabilitas juga menjadi perhatian melalui pelaksanaan latihan bersama berskala besar. Salah satu implementasi konkret adalah latihan gabungan Super Garuda Shield yang terus ditingkatkan kompleksitasnya.
Utut menegaskan, seluruh kerja sama tersebut bertujuan memperkuat pertahanan nasional. Dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kedaulatan serta orientasi pada perdamaian.
“Yang kita bangun adalah kekuatan untuk menjaga perdamaian. Jadi semakin kuat, tapi tetap untuk tujuan damai,” kata ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....