Mendikdasmen Ungkap Tantangan Besar Pendidikan Inklusif Nasional
- 20 Apr 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyoroti serius berbagai kendala dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyoroti serius berbagai kendala dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia. Ia mengungkapkan, meningkatnya jumlah anak berkebutuhan khusus belum diimbangi dengan kesiapan sistem pendidikan yang memadai.
“Masih ada kendala yang bersifat finansial, karena pendidikan khusus ini belum bisa diberikan akibat anggaran yang terbatas. Akibatnya, hak-hak anak berkebutuhan khusus belum dapat kita penuhi,” kata Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan dalam Peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026 di SMPN 16 Jakarta, Senin, 20 April 2026.
Selain faktor anggaran, Mu’ti menekankan adanya kendala akademik dan pedagogik, terutama terkait kekurangan tenaga pendidik yang kompeten dan berdedikasi. Menurutnya, anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian lebih karena mereka adalah anak-anak eksepsional yang harus diperlakukan secara spesial.
“Kita masih kekurangan guru yang memiliki kompetensi. Sekaligus dedikasi untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ucap Mu’ti.
Ia menambahkan, tantangan tersebut semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah anak berkebutuhan khusus secara signifikan di seluruh wilayah Indonesia. Banyak dari mereka hingga kini belum mendapatkan layanan pendidikan di sekolah formal.
“Saya optimistis setiap masalah ada solusi dan dapat diatasi. Pemerintah akan terus mencari jalan agar layanan inklusif merata,” kata Abdul Mu’ti menutup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....