Pengusaha Harap Jakarta Bangun Kawasan Wisata Belanja Terpadu
- 19 Apr 2026 08:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, berharap Pemprov DKI Jakarta dapat membangun pusat wisata belanja yang terintegrasi, mudah diakses, nyaman dan aman. Hal itu disampaikan Alphon menanggapi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengungkap adanya perubahan tren signifikan di sektor pariwisata ibu kota.
Wisatawan, kata Pramono, kini semakin lama menetap di Jakarta, tidak lagi hanya sekadar singgah singkat seperti sebelumnya. Pramono menjelaskan, rata-rata lama tinggal wisatawan yang dulu hanya sekitar 1,5 hari kini meningkat menjadi 3 hari.
Menurutnya, perubahan ini menunjukkan Jakarta mulai dipandang sebagai destinasi wisata, bukan hanya kota bisnis. Menurutnya, perubahan ini terjadi karena adanya pergeseran persepsi terhadap Jakarta yang kini semakin menarik dari sisi pariwisata, khususnya wisata belanja.
Aphon mengatakan,saat ini pertumbuhan wisata belanja di Jakarta hanya sekitar 5 persen dan itupun hanya terjadi pada saat musim tertentu saja, seperti hari besar keagamaan. "Oleh karena harus ada terobosan wisata belanja dapat berlangsung terus dan kapan saja, seperti kawasan wisata belanja Orchad Road di Singapura," katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Minggu, 19 April 2026.
"Orang dari mana-mana akan datang berbelanja ke Orchad Road kapanpun waktunya, tidak tergantung musim tertentu. Ini suah seperti ikon wisata belanja di negara tersebut," katanya.
Jakarta, katanya, mampu membuat ikon seperti Orchard Road. Hanya saja, ujarnya, banyak pekerjaan rumah yang harus diperhatikan, seperti bagaimana akses ke lokasi tersebut, dan juga kenyamanan serta keamanannya, seperti parkir yang mudah dan tertata.
"Ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan ikon wisata belanja yang dapat mengintegrasikan produk, terutama produk unggulan khas Indonesia, seperti batik dan kerjinan denga produk fshion lain dan kuliner. Contohnya kawasan Blok M, Jakarta Selatan," katanya.
Alphon berharap Jakarta bisa menjadi pusat wisata belanja nasional, bahkan kawasan Asia Tenggara, seperti Orchard Road. Sebelumnya, Pramono juga menyinggung faktor ekonomi dan infrastruktur turut mendorong perubahan tren wisata ke Jakarta.
Pramono bilang, dampak dari tren ini terlihat dari meningkatnya transaksi di pusat perbelanjaan ibu kota yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta. “Dalam waktu kurang dari 10 hari, Jakarta itu ketika menyambut Christmas transaksinya Rp 15,25, dan Ramadan serta Idulfitri transaksi di Jakarta 67,52 triliun rupiah,” kata Pramono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....