Presiden Sidak Gudang Bulog Danurejo, Seskab: Kesiapan Stok Sangat Baik

  • 18 Apr 2026 18:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak ke gudang Bulog Danurejo, Magelang
  • Ketersediaan stok cadangan beras di Gudang Bulog Danurejo, diungkapkan Sekretaris Kabinet (Sekab) Teddy Indra Wijaya, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota dan Kabupaten Magelang dan sekitarnya
  • Sidak Gudang Bulog Danurejo yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di daerah

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan, kebutuhan pangan komoditas beras untuk wilayah Kabupaten Magelang dan sekitarnya tercukupi. Kepastian ini dijelaskannya, usai Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog Danurejo, di Kabupaten Magelang.

Sidak yang dilakukan langsung Presiden Prabowo ini diungkapkannya, sebagai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan beras di daerah. Sehingga menurutnya, berdasarkan sidak tersebut, kebutuhan pangan khususnya komoditas beras telah terpenuhi.

Dari hasil sidak tersebut Seskab menuturkan, Gudang Bulog Danurejo memiliki dua unit bangunan yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan. Dimana total kapasitas yang dapat ditampung di gudang tersebut diungkapkan Teddy, mencapai 7.000 ton.

"Dua unit bangunan dengan total kapasitas 7.000 ton, dan saat ini terisi penuh. Ini menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan di Kota dan Kabupaten Magelang sekitarnya," kata Teddy dalam keterangan resminya di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.

Meski diyakini kebutuhan tercukupi, namun Seskab mengungkapkan bahwa Kepala Negara menyoroti terkait kualitas dan ketepatan distribusinya. Dalam hal ini Seskab menjelaskan, Presiden meminta agar kualitas beras tetap terjaga, dan distribusinya dilakukan dengan tepat sasaran.

"Kualitas beras harus terus terjaga, serta distribusinya harus tepat waktu dan tepat sasaran. Agar benar-benar dirasakan manfaatnya, oleh masyarakat," ujarnya.

Kepastian ketersediaan cadangan beras melalui sidak ini ditekankan Teddy, menjadi bukti akan ketahanan pangan beras Indonesia. Terlebih lagi hal ini, dalam menghadapi krisis energi dan pangan di sejumlah negara, akibat eskalasi di Timur-Tengah (Tim-Teng).

"Ditengah krisis energi BBM dan Pangan di berbagai negara terutama dampak dari konflik di Timur Tengah. Indonesia tetap kuat, aman dan stabil dari segi ketersediaan barang dan harga," imbuh Seskab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....