Menko AHY Janji Lengkapi Fasilitas Kampung Nelayan Tangerang
- 17 Apr 2026 11:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan mendukung pengembangan fasilitas dermaga hingga pabrik es Kampung Nelayan Tangerang
- Fasilitas nelayan untuk kepentingan masyarakat di Kampung Nelayan Merah Putih, Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.
RRI.CO.ID, Tangerang - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan mendukung pengembangan fasilitas dermaga hingga pabrik es. Hal itu untuk kepentingan masyarakat di Kampung Nelayan Merah Putih, Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.
"Kita akan lengkapi kawasan ini (Kampung Nelayan, Red), bukan hanya perumahannya. Tapi juga fasilitas yang membuat aktivitas nelayan lebih produktif dan berkelanjutan," ujar Menko AHY, Jumat 17 April 2026.
AHY mengatakan setelah dilakukan pembangunan 110 unit rumah layak huni bagi nelayan, maka pemerintah akan melanjutkan pengembangan dengan pendekatan terintegrasi. Mencakup infrastruktur perlindungan, fasilitas produksi, hingga penunjang distribusi hasil laut.
Dimana, lanjutnya, beberapa rencana pembangunan yang disiapkan antara lain pembangunan breakwater dan tanggul pemecah ombak dikawasan pesisir pantai utara Kabupaten Tangerang. Selain itu, pihaknya bakal mendukung pembangunan jetty atau dermaga khusus sebagai tempat berlabuhnya perahu nelayan.
"Agar aktivitas bongkar muat hasil tangkapan lebih tertata dan bisa meningkatkan produktivitas bagi ekonomi masyarakat nelayan setempat. Dengan slurry ice dari air asin, kualitas ikan bisa lebih terjaga dan tahan lebih lama, sehingga nilai jualnya meningkat saat dipasarkan," ucapnya.
Kemudian, AHY juga telah merancang penyediaan fasilitas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bagi nelayan guna mempermudah dalam mendapatkan energi. "Serta bengkel perbaikan kapal untuk mendukung perawatan armada nelayan secara lebih efisien," kata dia.
Ditambahkan dia urgensi pendukungan fasilitas yang menjadi perhatian adalah pembangunan pabrik es berbasis teknologi slurry ice, yang menggunakan air laut. Penggunaan teknologi ini dinilai lebih efektif dalam menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan dibandingkan es berbahan air tawar.
"Dengan slurry ice dari air asin, kualitas ikan bisa lebih terjaga dan tahan lebih lama, sehingga nilai jualnya meningkat saat dipasarkan. Penguatan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, sanitasi, dan penerangan juga akan terus dilengkapi," kata dia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan proses rekrutmen pegawai untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Prosesnya dilakukan secara terbuka, transparan dan bebas dari praktik titipan.
Zulkifli menyampaikan pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran sebanyak 35.476 formasi untuk mendukung operasional kedua program tersebut. Rekrutmen ini bertujuan menjaring sumber daya manusia yang kompeten dan mampu mengelola kelembagaan ekonomi desa dan kawasan pesisir secara profesional.
Ia menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan melalui mekanisme resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dan tidak dipungut biaya. Pemerintah juga menutup celah praktik tidak sehat seperti penggunaan “orang dalam” atau jalur khusus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....