Kemkomdigi Pastikan Akses Internet Dirasakan Pelajar Sekolah Rakyat
- 17 Apr 2026 07:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan jaringan akses internet harus dirasakan seluruh masyarat
- Direktur Ekosistem Media (Ekomed) Kemkomdigi, Farida Dewi Maharani mengatakan, plajar Sekolah Rakyat dipastikan mendapatkan akses internet
- Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto
RRI.CO.ID, Probolinggo - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan infrastruktur jaringan internet di Sekolah Rakyat (SR), menjadi prioritas utama. Hal itu disampaikan Direktur Ekosistem Media (Ekomed) Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Ditjen KPM), Farida Dewi Maharani.
Sejak diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto, pada 12 Januari 2026, Kemkomdigi telah mempersiapkan layanan digitalisasinya. Diungkapkan Dewi, bahwa Kemkomdigi telah melakukan berbagai upaya dalam pemenuhan infrastruktur jaringan internet di Sekolah Rakyat.
Seperti salah satunya, yakni di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7 Probolinggo, Jawa Timur (Jatim). Dewi menuturkan, pemerintah melalui Kemkomdigi memastikan program prioritas Presiden Prabowo tidak luput dari pemerataan akses internet.
"Untuk sekolah rakyat sendiri juga menjadi concern, ketika semua infrastruktur jaringan internet sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kita ingin memastikan sekolah rakyat yang merupakan program prioritas Pak Presiden ini pun, juga bisa terakses dengan internet," kata Dewi di sela tinjauan SRT 7 Probolinggo, Kamis, 16 April 2026.
Direktur Ekomed Kemkomdigi itu juga mengungkapkan, pemanfaatan internet dan teknologi di SRT 7 Probolinggo, telah berjalan cukup baik. Hal ini dijelaskannya, agar pelajar yang merupakan dari masyarakat miskin ekstrem, tetap dapat mempelajari perkembangan teknologi saat ini.
Untuk itu dikatakan Dewi, pemerataan akses internet yang terus di genjot pemerintah, telah dirasakan manfaatnya di Sekolah Rakyat. Ia berharap dengan akses internet tersebut, para pelajar di seluruh SR, dapat memperluas pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi digital.
"Kita sudah lihat tadi anak-anak sudah belajar menggunakan satu anak, satu laptop sudah terhubung dengan internet. Dan tadi juga sudah kita lihat mereka belajar membuat program atau game, ketika membuat game itukan buruh akses internet," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....