Jenderal Maruli Merapat ke Istana, Lapor Capaian Pembangunan Jembatan Rintis
- 16 Apr 2026 22:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan laporan kinerja kepada Presiden Prabowo Subianto
- 2. TNI AD berhasil menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
- 3. TNI AD berhasil meronovasi 300 sekolah di wilayah terdampak bencana
RRI.CO.ID, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 April 2026. Turut bersama Jenderal TNI Maruli adalah pejabat utama TNI Angkatan Darat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan KSAD melaporkan capaian konkret TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar dan pemulihan pascabencana. Salah satunya adalah TNI AD berhasil menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
"Dalam tiga bulan ini, TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan gantung perintis. Jembatan tersebut tersebar di seluruh Indonesia," kata Seskab Teddy dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Kamis, 16 April 2026.
Seskab Teddy menjelaskan pertemuan dengan Presiden Prabowo juga membahas perkembangan tugas yang dijalankan oleh TNI di berbagai daerah. Kegiatan tersebut seperti sektor pendidikan, yakni TNI mampu merenovasi 300 unit sekolah di wilayah terdampak di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
"Dalam tiga bulan ini pula, telah dirampungkan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra. Dalam pertemuan tersebut, KSAD melaporkan perkembangan pelaksanaan tugas strategis yang dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat," ujarnya menjelaskan.
TNI juga berhasil menyiapkan air bersih dengan membangun ratusan bor di sekolah yang direnovasi tersebut. Keberadaan sumor bor sangat penting untuk para siswa terutama pasca bencana di Sumatra dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
"Upaya tersebut diwujudkan melalui renovasi ratusan fasilitas pendidikan serta penyediaan akses air bersih bagi sekolah. Pembangunan 300 titik bor air bersih di sekolah tersebut,” ujar Seskab Teddy.
Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan TNI Angkatan Darat tidak bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program tersebut. Kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum, menjadi kunci percepatan pembangunan fasilitas umum hingga ke wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
“TNI Angkatan Darat bersama Kementerian Pekerjaan Umum berkolaborasi untuk secepat-cepatnya menyelesaïkan segala bentuk fasilitas umum di desa-desa hingga daerah terpencil. Tentunya kerja sama ini didorong oleh kepedulian masyarakat di lokasi pembangunan daerah tersebut,” kata Seskab Teddy.
Langkah cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara hingga ke pelosok, memperkuat fondasi pembangunan nasional inklusif dan berkelanjutan. Turut mendampingi Presiden Prabowo adalah Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....