Pemerintah Buka Rekrutmen 35 Ribu SDM Koperasi-Nelayan Merah Putih
- 15 Apr 2026 23:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah buka 35.476 formasi SDM Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
- Zulkifli Hasan sebut 30 ribu formasi untuk manajer koperasi
- Rekrutmen terbuka untuk lulusan D3–S1, usia maksimal 35 tahun
- Peserta akan bekerja di Agrinas Pangan Nusantara dan Agrinas Jaladri Nusantara dengan skema PKWT
- Seleksi gratis, transparan, dan tanpa jalur titipan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah membuka rekrutmen SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Rekrutmen dilakukan melalui Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, kebutuhan SDM terkait program tersebut terus meningkat. Ia mengatakan, pembangunan koperasi ditargetkan rampung pada pertengahan tahun.
Sebanyak 30 hingga 40 ribu koperasi ditargetkan selesai Juni atau Juli. Menurutnya, program ini membutuhkan dukungan tenaga kerja besar.
“Pada tahap pertama dibuka 35.476 formasi. Sebanyak 30 ribu untuk manajer koperasi,” ucap Zulkifli Hasan di Jakarta, Rabu 15 April 2026.
Para peserta akan menjadi pegawai BUMN dengan skema PKWT. Penempatannya sendiri berada di bawah Agrinas Pangan Nusantara.
Selain koperasi, pemerintah membuka rekrutmen pengelola kampung nelayan mencapai 5.476 formasi. Peserta akan menjadi pegawai BUMN di Agrinas Jaladri Nusantara dengan status kepegawaian menggunakan skema PKWT.
Rekrutmen terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 semua jurusan dengan usia maksimal pelamar ditetapkan 35 tahun. Persyaratan lainnya meliputi IPK minimal 2,75.
“Pendaftaran dibuka 15 hingga 24 April 2026. Proses dilakukan melalui situs resmi panselnas,” katanya.
Alamat pendaftaran berada di phtc.panselnas.go.id. Seleksi dikoordinasikan oleh Badan Pengelola BUMN.
Zulkifli Hasan menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Pemerintah memastikan tidak ada praktik kecurangan.
“Tidak ada biaya, tidak ada jalur khusus, dan tidak ada titipan. Tidak ada yang menjamin kelulusan,” ucapnya.
Rekrutmen ini dilakukan secara kolaboratif lintas kementerian dan lembaga yang koordinasi dipimpin Badan Pengelola BUMN. Ia memastikan, proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan.
“Kami minta pemerintah daerah mendukung sosialisasi program. Pelaksanaan di daerah harus dikawal bersama,” ucap Zulkifli Hasan.
Pemerintah sebelumnya memperkuat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini menjadi strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut juga ditujukan mempercepat penurunan kemiskinan nasional. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar membahas hal ini. Pertemuan berlangsung di Jakarta, Senin 13 April 2026.
Kedua pihak menekankan koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi desa. Koperasi harus inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
“Kopdes Merah Putih menjadi instrumen penting menurunkan kemiskinan ekstrem. Targetnya menuju nol persen,” ujar Ferry Juliantono.
Koperasi desa diarahkan menjadi offtaker hasil produksi masyarakat. Produk meliputi pertanian, peternakan, dan kerajinan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....