Menteri PU Dorong Profesionalisme Generasi Muda PU

  • 09 Apr 2026 16:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri PU mendorong generasi muda bekerja profesional dan berintegritas
  • Praktik lama yang tidak sehat dinilai harus dihentikan di lingkungan kementerian

RRI.CO.ID, Jakarta — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmennya mendorong profesionalisme generasi muda di lingkungan kementeriannya. Ia menyebut langkah tersebut dilakukan agar tidak muncul praktik-praktik yang menyimpang.

Menurutnya, generasi muda harus memiliki pola pikir yang bersih dan berorientasi pada kinerja profesional. Hal ini dinilai penting untuk menjaga profesional dan integritas.

“Justru yang saya kerja kan hari ini itu, agar generasi muda ini tidak berpikiran kotor. Pikirannya adalah bagaimana kerja secara profesional, yaitu dengan bekerja keras,” ujar Menteri Dody saat kegiatan silaturahmi bersama Generasi Muda PU, di Pendopo Kementerian PU, Jakarta, Kamis 9 April 2026.

Dody menilai praktik lama yang tidak sehat perlu dihentikan agar tidak terus berulang. Ia menyebut dalam sejumlah kasus, pihak yang berada di level bawah kerap menjadi pihak yang disalahkan.

“Nah, dari beberapa kasus terdahulu kan selalu disalahkan itu kan yang paling bawah. Paling bawah itu kan pasti generasi muda semua,” katanya.

Ia menegaskan komitmennya untuk menghentikan praktik-praktik tersebut di lingkungan Kementerian PU. Langkah ini dilakukan agar sistem kerja berjalan lebih adil dan profesional.

Selain itu, ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kualitas sumber daya manusia di Kementerian PU. Menurutnya, mayoritas pegawai masih memiliki integritas yang baik.

“Saya ini haqul yakin. Bahwa sebagian besar teman-teman di PU ini masih sangat sangat baik,” ujarnya.

Dody optimistis Kementerian PU dapat berkembang lebih baik ke depan. Ia berharap generasi muda terus menjaga profesionalisme dalam bekerja.

Sebelumnya, Kantor Kementerian PU didatangi penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Khusus Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB. Dody menyebut, penyidik datang dengan membawa surat tugas dan surat perintah untuk melakukan pendalaman di sejumlah ruangan di kantornya.

"Izin lakukan pendalaman, gak ngomong terkait masalah apa. Cuma hanya mau lakukan pendalaman gitu, saya gak tahu," ucap Dody.

Menteri Dody mengaku tidak mengetahui ruangan mana saja yang menjadi sasaran pemeriksaan. Ia menyebut seluruh ruangan di lingkungan kementerian dipersilakan untuk diperiksa, termasuk ruang kerjanya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejati terkait kegiatan tersebut. Proses penggeledahan masih berlangsung.

Penyidik melakukan penggeledahan di Gedung utama, Direktorat Jenderal SDA, dan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pendalaman yang tengah dilakukan oleh Kejati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....