Presiden Prabowo: 70 Persen Energi dan Perdagangan Asia Timur lewat Indonesia
- 08 Apr 2026 21:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa 70 persen kebutuhan energi dan perdagangan Asia Timur melalui perairan Indonesia
- Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi tawar yang tinggi
- Indonesia diungkapkan Presiden Prabowo Subianto, menjadi perhatian dunia
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, bahwa Indonesia menjadi negara strategis dalam energi dan perdagangan di kawasan Asia Timur. Hal itu dijelaskan Presiden, karena 70 persen distribusi perdagangan energi ke wilayah Asia Timur, melewati perairan Indonesia.
Presiden menyoroti hal tersebut, di tengah dampak eskalasi di Timur-Tengah (Tim-Teng), yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz. Iran, sebagai negara yang menguasai jalur distribusi minyak dan gas (migas) melalui Selat Hormuz, menimbulkan kepanikan negara-negara dunia.
Menurut Kepala Negara situasi tersebut, memberikan pembelajaran terhadap Indonesia. Hal ini ditekankan Presiden, menjadi bukti akan pentingnya Indonesia bagi negara-negara lain, khususnya di wilayah Asia Timur.
"Sadarkah kita bahwa 70 persen kebutuhan energinya Asia Timur dan 70 persen perdagangan lewat laut-laut Indonesia. Sadarkah kita betapa pentingnya Indonesia," kata Presiden Prabowo saat menyampaikan taklimat dalam Rapat Kerja Pemerintah, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Lebih lanjut Presiden mengungkapkan sejumlah jalur perairan strategis itu, seperti di antaranya Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makassar. Dengan faktor geografis yang strategis ini, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan posisi tawar tinggi.
Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hal tersebut harus dapat dikelola dengan baik. Untuk itu Presiden meminta, seluruh jajaran pimpinan Kementerian/Lembaga, dapat bekerja dengan optimal demi kemajuan bangsa Indonesia.
"Kita harus mengerti bahwa kita selalu jadi perhatian dunia. Makanya kita juga harus memimpin bangsa ini dengan baik, dengan tepat, dan dengan andal," ujar Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....