Kepala BGN Tiadakan Pengadaan Motor Listrik Tahun 2026

  • 08 Apr 2026 16:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tidak ada pengadaan sepeda motor listrik untuk 2026
  • 2. Pengadaan sepeda motor listrik menuai sorotan publik
  • 3. Sepeda motor listrik yang saat ini beroperasi merupakan pengadaan 2025

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Dadan Hindayana memastikan tidak ada pengadaan motor listrik untuk 2026. Pengadaan motor listrik untuk petugas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menuai sorotan dari publik.

"Untuk sementara kita cukupkan dulu sekian karena ini kan anggaran 2025 ya. Tahun 2026 tidak ada perencanaan lagi untuk pembelian," kata Dadan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Ia menjelaskan perencanaan pengadaan motor listrik yang ramai disorot , masuk tahun anggaran 2025. Motor listrik untuk operasional petugas dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Ya motor listrik kan sudah ada dalam perencanaan 2025, masuk dalam anggaran 2025. Kita akan distribusikan nanti untuk operasional seluruh orang yang ada di SPPG," kata Dadan.

Dadan menjelaskan urgensi dari pembelian motor listrik adalah untuk menjangkau wilayah yang sulit sehingga distribusi MBG tepat waktu. Ia mengatakan realisasi pembelian kendaraan 21.800 unit dari target perencanaan 24.400 unit.

"Ya program ini kan menjangkau daerah yang nanti akan sangat sulit, menjangkau desa-desa, daerah daerah yang hanya bisa dengan motor. Itu untuk menunjang operasional," katanya menegaskan.

Dadan mengatakan harga motor Rp42.000.000 per unit bukan 58.000.000 seperti yang ramai di media sosial. Harga motor dibawah harga pasaran.

"Harga pasaran Rp52.000.000 per unit. Tapi kita beli kalau enggak salah Rp42.000.000di bawah harga pasaran," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....