Menteri Bahlil Pastikan LPG Subsidi Tidak Langka di Jawa Timur
- 08 Apr 2026 12:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada kelangkaan LPG di Jawa Timur
- 2. Pemerintah gelar operasi pasar sehingga pasokan normal
- 3. Pemerintah Kabupaten Tuban bersama PT Pertamina Patra Niaga menambah alokasi distribusi 102 ribu tabung
- 4. Ada 32 agen dan sekitar 1.386 pangkalan yang tersebar di Tuban
RRI.CO.ID, Jakarta- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada kelangkaan LPG 3 kg di Jawa Timur. Pihaknya telah melakukan pengecekan pasokan LPG.
"Oh enggak. LPG, memang kemarin saya baru cek itu di Jawa Timur, di kabupaten kalau tidak salah Tuban, ada dua atau tiga kabupaten, saya baru habis cek," kata Bahlil Lahadalia, kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Bahlil memastikan persoalan LPG 3 kg di Jawa Timur sudah selesai karena pihaknya telah melakukan operasi pasar. "Tapi sudah clear, kita lakukan operasi pasar," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tuban bersama PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan gas LPG 3 kilogram tetap berjalan optimal. Pemerintah menambah alokasi distribusi sekitar 102 ribu tabung di wilayah Kabupaten Tuban.
"Insyaallah kita dalam distribusi khususnya LPG 3 kilo ini akan berkomitmen semuanya clear. Semuanya aman, terkendali,” kata Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky dalam rakor, Selasa, 7 April 2026.
Bupati Aditya meminta masyarakat membeli di agen dan pangkalan resmi dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yakni Harga Eceran Tertinggi (HET), antara Rp18.000 - Rp22.000 per tabung. Selain itu untuk memudahkan dan memastikan distribusi tepat sasaran.
Saat ini, sistem distribusi LPG di Kabupaten Tuban didukung oleh 32 agen dan sekitar 1.386 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah. Dengan jaringan tersebut, akses masyarakat terhadap LPG bersubsidi diharapkan tetap terjamin dan merata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....