Wamenhut: Elang Jawa Garda Nusantara Jadi Simbol Kelestarian Alam
- 08 Apr 2026 11:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamenhut memberi nama “Garda Nusantara” kepada seekor anak Elang Jawa yang baru menetas
- keberadaan Elang Jawa menjadi indikator utama keseimbangan ekosistem hutan, khususnya di Pulau Jawa
- Wamenhut juga mengungkapkan bahwa populasi Elang Jawa menunjukkan tren peningkatan
RRI.CO.ID, Jakarta – Upaya pelestarian satwa liar kembali mendapat sorotan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki. Kini Wamenhut berkunjung ke Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Dalam kunjungan tersebut, Wamenhut memberi nama “Garda Nusantara” kepada seekor anak Elang Jawa yang baru menetas. Penamaan dilakukan usai pengamatan langsung melalui sistem pemantauan daring (online) di halaman Kantor Balai TNGHS.
Nama tersebut kemudian dituangkan secara resmi dalam sertifikat sebagai bentuk simbolis komitmen negara terhadap perlindungan satwa dilindungi. “Filosofinya adalah agar Elang Jawa ini menjadi penjaga alam Indonesia dari angkasa,” ujar Marzuki lewat keterangannya, Rabu, 8 April 2026.
Ia menegaskan, Elang Jawa memiliki makna penting, tidak hanya sebagai satwa endemik. Tetapi juga sebagai representasi identitas bangsa yang lekat dengan simbol Burung Garuda.
Sebagai predator puncak, keberadaan Elang Jawa menjadi indikator utama keseimbangan ekosistem hutan, khususnya di Pulau Jawa. Dalam kesempatan itu, Wamenhut juga mengungkapkan bahwa populasi Elang Jawa menunjukkan tren peningkatan.
Hal ini berdasarkan hasil riset kolaboratif. Yakni antara Kementerian Kehutanan dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi non-pemerintah (NGO).
Menurutnya, kawasan TNGHS menjadi salah satu habitat kunci bagi Elang Jawa karena ketersediaan pohon-pohon tinggi yang ideal untuk bersarang. Oleh karena itu, penguatan perlindungan kawasan dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan spesies tersebut.
“Dengan peningkatan perlindungan di TNGHS, kita harapkan Elang Jawa terus berkembang biak. Garda Nusantara menjadi simbol penjaga hutan kita dari udara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....