Restrukturisasi Perusahaan 'Plat Merah' Ditargetkan Rampung Tahun 2026

  • 08 Apr 2026 01:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan restrukturisasi perusahaan negara segera rampung tahun 2026
  • Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penggabungan sejumlah BUMN untuk mengefektifkan dan memberikan efisien kinerja
  • Kepala BP BUMN Dony Oskaria berharap, Penggabungan sejumlah perusahaan negara memberikan dampak nyata bagi masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta - Restrukturisasi sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), akan segera rampung. Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria mengatakan bahwa hal itu ditargetkan selesai pada tahun ini.

Penggabungan sejumlah perusahaan negara dalam restrukturisasi itu, merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut bertujuan, agar kinerja perusahaan plat merah dapat lebih efektif dan efisien.

Selain menginstruksikan untuk dilakukan restrukturisasi, Kepala Negara juga menginginkan adanya perbaikan tata kelola fundamental sejumlah perusahaan negara. Hal ini diakui Dony, akan dilakukan bersama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

"Kita harus menyelesaikan seluruh restrukturisasi BUMN dan diharapkan ini bisa selesai tepat waktu. Dan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga sisa fundamental selesai," kata Dony kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Lebih lanjut diharapkannya, seluruh proses dalam upaya transformasi BUMN dapat berjalan lancar. Sehingga Donny menuturkan kinerja perusahaan negara, dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"InsyaAllah, mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN. Dan semakin terasakan manfaatnya, oleh masyarakat Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut Dony, mencontohkan restrukturisasi yang dilakukan dengan menggabungkan empat perusahaan yang dinilainya kurang maksimal. Dengan peleburan tersebut ia meyakini kinerja perusahaan negara akan semakin maksimal dan kompetitif.

Selain itu BP BUMN juga melakukan penggabungan perusahaan yang bergerak di bidang logistik. Dari 15 perusahaan, ia mengatakan akan digabungkan menjadi satu perusahaan logistik nasional.

"Yang skalanya belum terlalu kompetitif, kita mergerkan menjadi satu, sehingga ini nanti menjadi kompetitif. Begitu juga logistik company, kita announce 15 perusahaan, menjadi satu perusahaan logistik nasional," imbuh Dony.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....