Airlangga-Seskab Teddy Pastikan Wacana Pemotongan Gaji Menteri Belum dibahas
- 07 Apr 2026 18:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Pemerintah memastikan belum ada keputusan final wacana pemotongan gaji untuk Menteri Kabinet Merah Putih
- 2. Presiden Prabowo akan membahas wacana ini dalam beberapa hari ini
- 3. Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap jika gaji dipotong
RRI.CO.ID, Jakarta- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan wacana pemotongan gaji menteri hingga saat ini belum dibahas. Menteri Airlangga memastikan tidak pernah mengusulkan pemotongan gaji termasuk tunjangan Menteri Kabinet Merah Putih.
“Belum pernah kita bahas, belum dibahas. Nanti kita lihat, kita monitor,” kata Menteri Airlangga kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Menteri Airlangga meminta awak media untuk bertanya kepada pihak yang menyampaikan wacana pemotongan gaji menteri. Airlangga kembali menegaskan belum ada pembahasan pemotongan gaji menteri.
“Mungkin yang menyampaikan saja waktu itu. Ditanyakan kepada yang bersangkutan,” katanya menegaskan.
Adapun Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan belum ada pembahasan apapun terkait dengan pemotongan gaji. Bahkan Teddy meminta wartawan untuk bertanya langsung kepada pihak yang melontarkan isu.
“Tanya yang menyampaikan, kemarin siapa itu?, tanya kepada yang menyampaikan kemarin. Belum ada keputusan apapun,” kata Teddy.
Teddy mengatakan wacana tersebut akan dirapatkan bersama Presiden Prabowo Subianto. Rapat akan digelar dalam beberapa hari kedepan.
“Jadi, intinya konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini. Nanti kita lihat, belum ada keputusan apapun,” katanya menegaskan.
Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya mengatakan perkiraan pemotongan gaji menteri sekitar 25 persen. Purbaya menyatakan siap jika gaji dipotong demi efisiensi.
“Kayaknya 25 persen (mungkin), kalau DPR saya tidak tau. Kalau menteri tidak apa-apa, kalau gaji saya dipotong kan tidak apa-apan, kan banyak duitnya,” kata Purbaya di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin , 6 April 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....