Benda Mirip Torpedo Ditemukan di Perairan Gili Trawangan, Polisi Lakukan Pengaman
- 07 Apr 2026 13:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Seorang nelayan bernama Arianto menemukan benda silinder menyerupai torpedo saat sedang menjaring ikan di perairan utara Gili Trawangan, Lombok Utara, pada Senin, 6 April 2026.
- Polisi bersama Tim Gegana melakukan olah TKP menggunakan detektor radioaktif dan bahan peledak, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada indikasi ancaman ledakan
- Pada badan benda ditemukan tulisan "CSIC" dan aksara Cina, sehingga diduga kuat merupakan perangkat teknologi observasi bawah laut.
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Sebuah benda yang diduga menyerupai torpedo ditemukan di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Senin, 6 April 2026. Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan bernama Arianto saat ia melaut.
Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta menjelaskan, Arianto menemukan benda itu sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, ia tengah menjaring ikan di perairan sekitar 16 kilometer di utara Gili Trawangan.
Karena merasa curiga, nelayan tersebut kemudian menarik benda itu ke daratan. Benda tersebut dibawa ke pesisir, tepatnya di kawasan pantai dekat salah satu hotel.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan. “Begitu menerima informasi, kami langsung bergerak cepat untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Gegana,” kata Agus pada Senin, 6 April 2026.
Tim Gegana Satuan Brimob Polda NTB bersama Satreskrim Polres Lombok Utara melakukan pemeriksaan di lokasi sekitar pukul 13.00 WITA. Proses olah tempat kejadian perkara dilakukan menggunakan sejumlah alat khusus.
Petugas menggunakan alat pendeteksi bahan peledak Kerber T serta detektor radioaktif RIIDEye X. “Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya indikasi ancaman langsung,” ujar Agus.
Dalam pemeriksaan awal, ditemukan tulisan "CSIC" pada bagian badan benda tersebut. Selain itu, terdapat juga aksara Cina di bagian bawah yang memperkuat dugaan asal-usulnya.
Berdasarkan temuan tersebut, benda itu diduga merupakan perangkat teknologi yang digunakan untuk keperluan kelautan. Hal ini diperkuat dengan bentuk dan karakteristik fisiknya.
Secara ukuran, benda tersebut memiliki panjang sekitar 3,7 meter dengan diameter sekitar 70 sentimeter. Bentuknya silinder menyerupai torpedo yang umum digunakan untuk observasi atau survei bawah laut.
Polisi selanjutnya mengamankan benda tersebut untuk penanganan lebih lanjut. “Langkah selanjutnya, kami mengamankan benda ini dan menyerahkannya kepada Lanal TNI AL Mataram untuk penanganan lebih lanjut, termasuk identifikasi teknis secara mendalam,” kata Agus.
Agus menegaskan penanganan dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk aspek keamanan dan kedaulatan wilayah.
Petugas juga telah memasang garis pengamanan di sekitar lokasi penemuan. “Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak berspekulasi, dan segera melapor jika menemukan benda mencurigakan,” ujar Agus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....