Update Anjloknya KA Bangunkarta: Satu Kereta Dievakuasi, Jalur Bumiayu Dipulihkan

  • 07 Apr 2026 02:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Satu dari Tiga Kereta Berhasil Dievakuasi
  • KAI Upayakan Percepatan Pemulihan Jalur di Stasiun Bumiayu
  • Tidak Ada Korban Jiwa dalam Insiden Anjlokan KA Bangunkarta

RRI.CO.ID, Bumiayu, Jawa Tengah - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan progres evakuasi KA Bangunkarta di Emplasemen Stasiun Bumiayu. Para petugas KAI berhasil melakukan re-railing satu dari tiga unit kereta terdampak (K3 00508) anjlokan tersebut.

Demikian update yang diterima RRI dari KAI, hingga Senin 6 April 2026 pukul 21.30 WIB. Keberhasilan awal tersebut memungkinkan tim teknis melanjutkan proses evakuasi dua rangkaian lainnya menggunakan alat berat crane yang telah tersedia di lokasi.

Upaya percepatan pemulihan jalur terus dilakukan agar lintasan kereta dapat kembali beroperasi secara normal secepatnya hingga hari ini. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan pihaknya memfokuskan seluruh sumber daya pada pembersihan jalur. Dari sisa rangkaian yang masih menghalangi lintasan rel.

Langkah ini dilakukan secara paralel oleh tim lapangan guna mempercepat pembukaan jalur hulu dan hilir secara bertahap.“KAI bersyukur dan dapat memastikan bahwa seluruh pelanggan serta awak sarana perkeretaapian dalam kondisi aman dan selamat tanpa ada yang mengalami cedera. Fokus utama perusahaan saat ini adalah bekerja secara paralel dan nonstop untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur agar jalur hulu maupun hilir dapat segera difungsikan kembali secara normal,” kata Anne Purba dalam keterangan kepada RRI, Senin 6 April 2026.

Tim teknis KAI di lapangan telah berhasil melakukan re-railing atau mengembalikan satu dari tiga unit kereta yang terdampak (K3 00508) ke posisi rel, Senin 6 April 2026 malam hari (Foto: KAI)

Sebagai tanggung jawab pelayanan, KAI mengoperasikan 10 unit bus untuk membantu mobilisasi penumpang menuju stasiun tujuan masing-masing. Skema overstappen diterapkan guna memastikan pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan meskipun terjadi gangguan operasional kereta.

Penanganan insiden di lokasi berlangsung kondusif dengan dukungan semua pihak. Salah satunya dukungan dari TNI, Polri serta unsur kewilayahan setempat.

Kolaborasi lintas instansi tersebut membantu mempercepat proses evakuasi sekaligus menjaga keamanan selama penanganan berlangsung di lapangan.KAI juga memastikan pemberian kompensasi kepada pelanggan terdampak berupa makanan dan minuman sesuai ketentuan regulasi pelayanan yang berlaku.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan yang mengalami keterlambatan perjalanan kereta. KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat gangguan operasional yang terjadi di lintas selatan tersebut.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api di seluruh jaringan operasional. “Untuk sementara waktu, rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute dan pembatalan sebagian perjalanan tetap diberlakukan demi menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api secara menyeluruh di lintas selatan,” ujar Anne.

KAI mengimbau pelanggan untuk memperoleh informasi terbaru terkait perjalanan kereta melalui layanan resmi yang telah disediakan perusahaan. Pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121 atau layanan WhatsApp KAI untuk mengetahui posisi, status perjalanan secara real-time.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....