Operasi Ketupat 2026 Dinilai Berhasil, Kepuasan Masyarakat Capai 94 Persen
- 06 Apr 2026 15:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Operasi Ketupat 2026 mencapai 94 persen
- Rekayasa lalu lintas dan teknologi dinilai efektif mengelola arus mudik
- Keselamatan pemudik menjadi fokus utama dalam operasi kemanusiaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Operasi Ketupat 2026 mencapai 94 persen berdasarkan penilaian akademisi dan pakar transportasi. Capaian ini menunjukkan pengelolaan arus mudik dinilai efektif serta berdampak positif bagi keselamatan pemudik.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. Fokus utama pelaksanaan adalah menjamin keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran.
"Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan yang paling utama keselamatan. Tagline mudik aman keluarga bahagia menjadi fokus pelaksanaan," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 6 April 2026.
| Baca juga: Presiden Prabowo Panggil Menteri, Ada Apa? |
Ia menjelaskan, penerapan manajemen rekayasa lalu lintas mendapat apresiasi dari berbagai kalangan akademisi. Penilaian tersebut tercermin dari tingkat kepuasan masyarakat yang mencapai lebih dari 94 persen.
"Dari pakar dan akademisi, manajemen rekayasa lalu lintas mendapat tanggapan positif. Tingkat kepuasan masyarakat mencapai 94,25 persen," katanya.
Dalam pelaksanaannya, Korlantas Polri mengandalkan transformasi digital untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Teknologi tersebut digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time di lapangan.
"Transformasi digital menjadi keniscayaan dalam manajemen rekayasa lalu lintas. Keputusan diambil berdasarkan data, bukan hanya prediksi," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan volume kendaraan dibanding tahun sebelumnya membuat pemanfaatan teknologi menjadi semakin penting. Sistem pemantauan digunakan untuk menentukan langkah intervensi secara tepat.
"Tahun ini volume kendaraan meningkat sehingga teknologi digunakan untuk memantau kondisi. Hal ini membantu menentukan keputusan secara lebih tepat," katanya.
Ia menambahkan evaluasi keberhasilan Operasi Ketupat 2025 menjadi dasar penyusunan strategi tahun 2026. Prioritas utama tetap menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pemudik.
"Kami melakukan evaluasi dari tahun sebelumnya untuk menentukan prioritas. Keselamatan tetap menjadi yang utama dalam operasi kemanusiaan," ujarnya.
Pengamat perlindungan konsumen dan kebijakan publik Tulus Abadi menilai pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan efektif. Ia menyebut capaian kepuasan masyarakat menjadi indikator keberhasilan pengamanan mudik.
"Hasil survei menunjukkan 94 persen masyarakat puas terhadap Operasi Ketupat. Capaian ini perlu dijaga dan terus ditingkatkan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....