Petani di Boyalali 'Kewalahan ' Menerima Pesanan dari Dapur MBG
- 05 Apr 2026 19:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Petani di Boyolali menerima banyak pesanan dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
- 2. Petani di Boyalali tidak perlu menjual sayur ke pasar tetapi diborong oleh dapur MBG
- 3. Petani merasakan dampak positif dari program MBG
RRI.CO.ID, Boyolali- Surono (46), seorang petani sayur asal Desa Senden, Boyolali, Jawa Tengah terlihat sibuk membersihkan dan mengemas kembang kol segar, hasil kebunnya. Surono menanam berbagai sayur mayur di kebunnya, dan hasilnya diborong untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Surono mengatakan permintaan sayur mayur untuk program MBG mengalami peningakatan. Bahkan ia pernah menerima pesanan sayur-mayur hingga 3 kuintal.
“Jadi saya paling mengirim selada, paling sekitar 40 kilogram (kg). Kalau selada keriting paling tidak (dikirim) sebanyak satu pikulan,” kata Surono dalam keterangannya seperti dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Minggu, 5 April 2026.
Surono mengaku kewalahan memenuhi kebutuhan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia mencontohkan, tidak memenuhi permintaan sayur mayur sebanyak 3 kuintal.
Surono merasa terbantu dengan program MBG karena pendapatannya besar kendati belum dapat memenuhi seluruh permintaan dapur. Selain itu, harga jual yang diterima juga lebih baik dibandingkan sebelum program MBG bergulir.
Aneka sayur mayur seperti brokoli, kol putih, bawang merah, kubis, daun bawang hingga selada dihasilkan dari kebunnya. Biasanya sayur tersebut dijual di Pasar Cepogo, namun kini dibeli oleh dapur MBG.
“Saya dari kecil sudah berkebun, yang biasanya dijual di pasar. Hasil kebunnya dalam jumlah besar untuk kebutuhan dapur,” ujarnya.
Surono berharap Presiden Prabowo Subianto tetap konsisten dengan program MBG yang menyasar anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui hingga lansia. Program MBG juga memberi dampak positif diantaranya yang dirasakan oleh petani karena hasil kebun dibeli langsung dapur MBG.
“Saya berharap program MBG dapat terus berkontribusi positif terhadap pendapatannya. Tentu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari,” kata Surono penuh harap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....