Pesan Paskah, Kardinal Suharyo Serukan Kepedulian Ekologis
- 05 Apr 2026 17:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengangkat tema kepedulian terhadap keutuhan alam ciptaan dalam perayaan Paskah 2026.
- Tema ini menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari iman.
RRI.CO.ID, Jakarta - Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengangkat tema kepedulian terhadap keutuhan alam ciptaan dalam perayaan Paskah 2026. Tema ini menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari iman.
Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, menegaskan iman tidak cukup diwujudkan melalui ritual semata. Ia menilai iman harus tercermin dalam tindakan nyata, termasuk menjaga bumi.
"Jadi ekologi integral itu bukan sekadar masalah listrik, air, sampah, pohon, bukan hanya itu. Integral, ekologi integral itu adalah ekosistem dunia. Kalau orang serakah, orang serakah ya, namanya saja tidak bagus," ujar Kardinal Suharyo dalam konferensi pers usai Misa Pontifikal di Gereja Katedral Jakarta, Minggu, 5 April 2026.
Ia juga menyoroti kondisi global yang saat ini dipenuhi konflik. Salah satunya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada krisis energi.
Dalam pesan resmi Paskah KAJ 2026 disebutkan situasi dunia sedang diliputi ketidakpastian. Konflik yang melibatkan sejumlah negara berpotensi memicu krisis energi bagi masyarakat global.
“Hari-hari ini kita menyaksikan dan merasakan bersama bahwa dunia dalam ketidakpastian. Serangan Israel-Amerika Serikat ke Iran dan dibalas dengan serangan ke Israel membawa dunia dalam potensi krisis energi,” ujarnya.
Kardinal Suharyo menegaskan perang yang terjadi saat ini merupakan pelanggaran hukum internasional. Dampaknya tidak hanya merusak dunia, tetapi juga berdampak besar bagi umat manusia.
“Perang yang berlangsung sekarang ini dengan segala macam hal yang mengerikan itu adalah pelanggaran terhadap hukum internasional. Yang ada adalah akibat yang sangat buruk bukan hanya bagi dunia, bagi bumi, tetapi bagi umat manusia,” ujarnya.
Meski demikian, ia meyakini harapan tetap hadir di tengah situasi sulit. Ia menggambarkan harapan sebagai cahaya kecil yang tetap menerangi kemanusiaan.
Di sisi lain, Humas Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, menyampaikan pelaksanaan Misa Pontifikal berlangsung khidmat. Misa dipimpin Kardinal Suharyo pada pukul 08.30 WIB.
"Kurang lebih umat yang hadir pada Misa Pontifikal ada 2.500 jemaat. Ada yang di dalam gereja, Graha Pemuda, Plaza Maria, dan tenda tambahan," ujarnya.
Selain itu, misa Paskah di Katedral Jakarta digelar dalam tiga sesi. Hal ini untuk mengakomodasi tingginya antusiasme umat yang ingin beribadah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....