Pramono: Konflik Timteng Tak Akan Terjadi jika 'Ukhuwah Islamiyah' Dijalankan

  • 04 Apr 2026 12:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pramono menyebut situasi perang di Timur Tengah tak akan berkepanjangan jika nilai ukhuwah benar-benar dijalankan umat Islam.
  • Pramono menegaskan, tidak ada satu pun negara yang diuntungkan dari perang berkepanjangan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyinggung situasi perang di Timur Tengah yang hingga kini masih bergejolak. Ia menilai konflik berkepanjangan tak akan terjadi jika nilai ukhuwah benar-benar dijalankan umat Islam.

Hal ini disampaikan Pramono saat acara Halalbihalal keluarga besar Muhammadiyah DKI di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu 4 April 2026. Ia menekankan pentingnya ajaran Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariyah sebagai perekat hubungan antarmanusia, termasuk antarnegara.

Menurutnya, berbagai konflik yang masih berlangsung saat ini menunjukkan lemahnya semangat persaudaraan tersebut. Sehingga konflik di Timteng terus berlarut-larut.

“Coba kalau Ukhuwah Islamiyah ini benar-benar jalan, negara-negara yang sekarang ini saling bersitegang, berantem, bertempur. Karena merasa persaudaraan Islam menjadi pemersatu, menguatkan kita semua,” ujar Pramono.

Ia menambahkan, jika nilai persaudaraan itu dijalankan dengan sungguh-sungguh, banyak perang tidak akan berlangsung lama. Dampak konflik, menurutnya, terlalu panjang dan tidak ada wilayah yang benar-benar diuntungkan.

“Saya yakin kalau ajaran ini benar-benar diterapkan, mudah-mudahan perang ini tidak terlalu lama. Karena dampaknya terlalu panjang dan tidak ada daerah mana pun yang diuntungkan dari perang ini,” ucap politisi PDIP itu.

Pramono menegaskan, tidak ada satu pun negara yang diuntungkan dari perang berkepanjangan. Semua pihak, lanjutnya, justru merasakan kerugian dari sisi kemanusiaan, sosial, hingga ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan Jakarta harus menjadi rumah bagi semua golongan. Pramono memuji peran Muhammadiyah dalam menjaga kerukunan, termasuk kontribusinya dalam memodernisasi tradisi Halalbihalal yang memperekat silaturahmi antarumat beragama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....