Gempa M5,8 Guncang Pantai Utara Batang Dua, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
- 04 Apr 2026 12:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Titik lokasi gempabumi berkekuatan magnitudo 5,2 di wilayah Bitung, Sulawesi Utara, Jumat, 3 April 2026 (Foto: laman InaTEWS)
- Gempa tektonik berkekuatan M5,6 terjadi Sabtu pagi di laut dekat Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara
- Guncangan dirasakan di Manado dan Bitung dengan intensitas IV MMI, serta Tondano dan Minahasa Utara pada III MMI
RRI.CO.ID, Ternate - BMKG melaporkan gempa tektonik mengguncang wilayah Pantai Utara Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, Sabtu pagi, 4 April 2026. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 08.35.02 WIB dengan kekuatan magnitudo mencapai M5,8 berdasarkan hasil analisis.
Hasil pemutakhiran parameter menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 1,19 derajat Lintang Utara dan 126,20 derajat Bujur Timur. Lokasinya tepat berada di laut dengan jarak sekitar 122 kilometer arah tenggara dari wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Kedalaman hiposenter gempa tercatat berada pada kedalaman 32 kilometer di bawah permukaan laut berdasarkan analisis resmi dari BMKG. Posisi tersebut mengindikasikan bahwa gempa termasuk kategori dangkal yang dipicu aktivitas deformasi pada kerak bumi di wilayah tersebut.
Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki karakteristik pergerakan naik atau dikenal sebagai thrust fault oleh para ahli. Jenis pergerakan ini biasanya berkaitan dengan tekanan antar lempeng yang menyebabkan pengangkatan struktur batuan di bawah permukaan.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Manado dan Bitung dengan intensitas IV MMI oleh masyarakat setempat. Sementara itu, daerah Tondano dan Minahasa Utara mengalami getaran dengan intensitas III MMI yang terasa jelas di dalam rumah.
Berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan BMKG, gempa yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah sekitarnya. Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi.
Peristiwa ini merupakan bagian dari rangkaian susulan gempa besar bermagnitudo M7,6 yang terjadi sebelumnya pada 2 April 2026. Hingga Sabtu pagi, jumlah gempa susulan tercatat mencapai 739 kejadian dengan magnitudo terbesar M5,8 dan terkecil M1,7.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....