Brand AMDK asal Indonesia Paling Populer di Asia
- 02 Apr 2026 21:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Brand Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) asal Indonesia, Aqua masuk sebagai produk AMDK paling populer di Asia. Capaian tersebut didorong oleh kebutuhan dasar masyarakat, harga yang terjangkau, serta ketersediaan produk yang luas di pasar ritel.
Dominasi ini mencerminkan kuatnya preferensi konsumen terhadap air minum kemasan lokal sebagai pilihan utama konsumsi harian. Air minum kemasan dipilih karena dianggap kebutuhan esensial yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Pabrik PT Tirta Investama (Aqua) Subang, Joko Prasojo menyebut pihaknya akan menjaga kualitas adalah prioritas perusahaan. Ia berkomitmen untuk menghadirkan air mineral berkualitas yang sehat dan higienis kepada publik, serta seluruh konsumen.
"Bagi kami kualitas adalah hal yang penting, karena kami tidak hanya jual produk, tetapi kualitas. Dengan kualitas kami bisa menjadi produk market leader di Indonesia," kata Joko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Kamis 2 April 2026.
Seasia.stats mencatat AMDK asal Indonesia, Aqua menjadi air kemasan paling populer di Indonesia. Kekuatan dominasi brand AMDK asli Indonesia ini menjadi alasan produk tersebut mencatatkan volume penjualan terbesar di dalam negeri.
Salah seorang pelanggan setia Aqua, Rehan mengaku adanya konsistensi dalam menjaga kualitas dalam setiap kemasan AMDK tersebut. Menurutnya, masyarakat memerlukan jaminan kualitas AMDK yang tidak saja terjangkau, namun juga keberlanjutan pengelolaan sumber mata air.
"Saya sudah lama berlangganan, selalu minum Aqua, karena kepercayaan dari dulu, konsisten menjaga kualitas air minumnya. Apalagi di iklan disebutkan terus menjaga sumber mata air untuk bahan baku air minum," ucap Rehan.
Di berbagai negara ASEAN lain, kekuatan brand domestik juga tetap menonjol, seperti Malaysia mengandalkan merek lokal Spritzer. Sementara, Singapura dengan Dasani, merek Singha di Thailand, Wilkins di Filipina, dan La Vie di Vietnam.
Sedangkan, Korea Selatan memiliki Samdasoo, India dengan Bisleri, Di Cina dipimpin Nongfu Spring, merk Almarai di Arab Saudi. Semua produk lokal ini berhasil mempertahankan dominasi pasar melalui kombinasi harga kompetitif, jangkauan distribusi luas, dan tingkat kepercayaan.
Meski demikian, preferensi konsumsi air kemasan tidak sepenuhnya seragam. Seperti Jepang dan Sri Lanka misalnya dimana penjualan air kemasan tidak didominasi oleh air mineral.
Penjualan air kemasan Jepang dominasi oleh minuman teh, terutama merek Oi Ocha yang mencerminkan budaya konsumsi teh kuat. Sementara itu, Pakistan dan Australia penjualan air kemasan dipimpin oleh merek global seperti Pepsi dan Coca-Cola.
Kasus unik terlihat di Sri Lanka, dimana minuman tradisional Orange Barley produksi Elephant House tetap menjadi favorit nasional. Hal ini menunjukkan kuatnya pengaruh budaya lokal terhadap pilihan konsumen.
Fenomena ini menunjukkan bahwa meski perusahaan global memiliki skala besar. Kekuatan merek lokal tetap menjadi faktor utama dalam membentuk pasar minuman botolan di banyak negara Asia.
Indonesia melalui Aqua, menjadi contoh brand nasional mampu memimpin di tengah kompetisi industri minuman regional yang semakin ketat. Aqua menjadi AMDK yang memiliki skor Brand Index sebesar 42, tertinggi di antara sejumlah merek AMDK lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....