Presiden Prabowo Menyaksikan Langsung Pertukaran 10 Nota Kesepahaman

  • 02 Apr 2026 00:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia dan Korea sepakat perkuat kemitraan strategis
  • Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Lee Jae Myung menyaksikan langsung pertukaran 10 Nota Kesepahaman
  • 10 Nota Kesepahaman bidang startegis merupakan hasil pertemuan bilateral Indonesia-Korea

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menyaksikan langsung pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman, Indonesia dan Republik Korea. Pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman itu juga disaksikan langsung Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.

Pengumuman dan pertukaran itu digelar di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu, 1 April 2026. Hal ini dilakukan, usai Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae Myung, beserta masing-masing delegasi mengikuti pertemuan bilateral.

Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ini, menjadi wujud konkret dalam penguatan kemitraan strategis kedua negara. Sejumlah kesepakatan dalam MoU tersebut, akan dilakukan Indonesia-Korea dalam jangka waktu yang panjang.

Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Presiden (Setpres), terdapat sejumlah sektor bidang prioritas strategis dalam kerja sama ini. Seperti diantaranya dalam sektor bidang ekonomi, energi, digital, hingga kesehatan dan industri masa depan.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun masa depan melalui kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan. Hal tersebut diharapkan menghadirkan ekonomi yang inklusif, memperkuat ketahanan industri, serta mempercepat transformasi ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih.

Berbagai kerja sama ini juga akan menjadi langkah nyata, untuk memperdalam hubungan bilateral antara Indonesia dengan Korea. Terlebih lagi, kemitraan strategis tersebut juga akan memperkokoh posisi kedua negara dalam menghadapi tantangan global.

Berikut, sepuluh nota kesepahaman dalam memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dengan Republik Korea:

  1. ⁠Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus
  2. ⁠Kerja sama Ekonomi 2.0
  3. ⁠Kerja sama dalam Kemitraan Mineral Kritis
  4. ⁠Kerja sama dalam Pengembangan Digital
  5. Kerja sama di bidang AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia
  6. Kerja sama di Bidang Energi Bersih
  7. ⁠Kerja sama di Bidang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)
  8. ⁠Kerja sama di Bidang Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai
  9. ⁠Kerja sama Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual
  10. Kerja sama Keuangan (Danantara – Exim Bank Korea)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....