Mentan Pastikan Pangan Aman Hadapi El Nino

  • 31 Mar 2026 08:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mentan memastikan pangan nasional aman menghadapi El Nino
  • El Nino diperkirakan terjadi mulai April selama enam bulan
  • Pemerintah memperkuat infrastruktur pertanian sejak 2024
  • Puluhan ribu pompa dipasang untuk mendukung irigasi
  • Optimalisasi lahan meningkatkan frekuensi tanam
  • Perbaikan jaringan irigasi ditargetkan dua juta hektare
  • Stok beras nasional dalam kondisi aman
  • Stok beras nasional dalam kondisi aman

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pangan nasional tetap aman menghadapi El Nino. Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur dan produksi pertanian.

Amran mengatakan El Nino diperkirakan terjadi mulai April selama enam bulan. Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal.

"Itu ada El Nino ke depan mulai bulan April sampai 6 bulan. Insyaallah pangan aman," ucapnya dalam rilis resmi Kementan, Senin 31 Maret 2026.

Amran mengatakan pengalaman El Nino 2023 menjadi pelajaran penting pemerintah. Saat itu pemerintah berhasil menekan impor beras secara signifikan.

"Dulu rencana impor 10 juta ton. Tapi kita tekan sampai sekitar 3 juta ton," ucapnya.

Ia mengatakan pemerintah memperkuat infrastruktur pertanian sejak 2024. Infrastruktur tersebut untuk menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino.

Amran mengatakan pemerintah memperkuat pompanisasi di sentra produksi pertanian. Puluhan ribu pompa telah dipasang untuk mendukung irigasi pertanian.

"Pompanisasi puluhan ribu pompa sudah terpasang. Dan irigasi pompa sudah jalan," ucapnya.

Selain pompanisasi, pemerintah juga melakukan optimalisasi lahan pertanian. Lahan yang sebelumnya satu kali tanam ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali tanam.

"Kemudian oplah, yang dulu tanam satu kali. Bisa menjadi tiga kali tanam," katanya.

Amran mengatakan pemerintah juga memperbaiki jaringan irigasi pertanian nasional. Target perbaikan irigasi mencapai dua juta hektare lahan pertanian.

Ia mengatakan stok beras nasional saat ini dalam kondisi aman. Stok beras nasional mencapai 4,3 juta ton dan diperkirakan meningkat bulan depan.

"Stok hari ini tertinggi yaitu 4,3 juta ton. Bulan depan perkiraan 5 juta ton lebih," ucapnya.

Amran mengatakan cadangan beras juga tersedia di masyarakat dan sektor usaha. Total ketersediaan beras dinilai cukup untuk kebutuhan beberapa bulan ke depan.

Ia mengatakan produksi beras nasional masih berjalan di berbagai daerah. Pemerintah optimistis produksi tetap terjaga selama El Nino.

Sementara itu Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyerapan beras tetap berjalan. Bulog menyiapkan beberapa skema penyerapan beras selama El Nino.

"Penyerapan tidak akan terganggu sepanjang kita siapkan skema-skemanya," katanya.

Rizal mengatakan stok beras pemerintah saat ini mencapai 4,3 juta ton. Penyerapan beras Januari hingga Maret mencapai 1,3 juta ton.

Ia mengatakan angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam tiga bulan pertama tahun berjalan. Bulog menargetkan stok beras mencapai 4,5 juta ton akhir bulan.

Dengan kesiapan infrastruktur dan stok beras, pemerintah optimistis pangan tetap aman. Produksi pertanian diharapkan tetap berjalan selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....