Mentan Sebut Etanol Bisa Gantikan BBM
- 30 Mar 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Etanol berbasis pertanian dapat menggantikan bahan bakar minyak
- Pengembangan etanol dimulai melalui program E20
- Etanol berasal dari komoditas jagung, ubi, dan tebu
- Program etanol bagian dari hilirisasi sektor pertanian
- Biodiesel sawit B50 menggantikan impor solar
- Penanaman tebu, singkong, dan sawit ditingkatkan untuk energi
- Etanol menjadi strategi jangka panjang energi nasional
- Pertanian mendukung kemandirian energi nasional
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan etanol berbasis pertanian dapat menggantikan bahan bakar minyak. Pengembangan etanol menjadi bagian dari hilirisasi pertanian dan energi nasional.
Amran mengatakan etanol dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar hingga menggantikan BBM sepenuhnya. Program tersebut dimulai melalui pengembangan E20.
"Artinya flexi itu bisa 20 persen, bisa 70 persen etanolnya. Dan seterusnya bisa 100 persen," katanya di Jakarta, Senin 30 Desember 2026.
Amran mengatakan bahan baku etanol berasal dari komoditas pertanian dalam negeri. Komoditas tersebut antara lain jagung, ubi, dan tebu.
"Yang ketiga mimpi kita E20. Etanol campuran bensin 20 persen," ucapnya.
Ia mengatakan program etanol merupakan bagian dari hilirisasi sektor pertanian nasional. Program ini juga mendukung target kemandirian energi nasional.
Amran mengatakan pemerintah telah menghentikan impor solar melalui program biodiesel sawit. Program biodiesel sawit menggantikan impor solar sekitar 5,3 juta ton.
"Kita menyetop impor solar. Digantikan oleh biofuel sawit B50," katanya.
Amran mengatakan bahan baku etanol akan dipenuhi melalui penanaman komoditas pertanian. Penanaman tebu, singkong, dan sawit akan ditingkatkan untuk energi.
"Sudah pasti cukup. Kita tanam tebu, singkong, dan sawit," ucapnya.
Ia mengatakan pengembangan etanol merupakan strategi jangka panjang energi nasional. Pemerintah menargetkan kemandirian energi dalam beberapa tahun ke depan.
"Kalau konsisten. 10 tahun ini bisa kita mandiri," ucapnya.
Sementara itu Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan sektor pertanian berperan penting dalam kemandirian energi nasional. Pertanian tidak hanya mendukung swasembada pangan nasional.
"Pertanian ini bisa dikerjakan oleh siapa pun. Apa pun latar belakangnya," ucapnya.
Sudaryono mengatakan pertanian mulai diarahkan untuk mendukung pengembangan bioenergi nasional. Program tersebut termasuk implementasi biodiesel dan bioetanol.
Ia mengatakan sektor pertanian akan menjadi penopang swasembada pangan dan energi. Pertanian diharapkan berkontribusi besar terhadap kemandirian energi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....