SBY Kenang Juwono Sudarsono sebagai Pemikir Handal
- 29 Mar 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono meninggal pada Sabtu 28 Maret 2026
- 2. Juwono meninggal karena sakit setelah sebelumnya di rawat di Rumah Sakit Pondok Indah
- 3. Susilo Bambang Yudhoyono dan Juwono menggagas pembangunan Universitas Pertahanan
RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengenang sosok almarhum Juwono Sudarsono, sebagai pemikir dengan ide-ide yang cemerlang. SBY menyebut Mantan Menteri Pertahanan Juwono merupakan pemikir di bidang pertahanan hingga hubungan internasional.
“Beliau salah satu pemikir, dosen bahkan Dekan UI waktu itu. Tapi ide dan pemikirannya cemerlang untuk Indonesia, untuk dunia hubungan internasional dan pertahanan,” kata SBY kepada wartawan, Minggu, 29 Maret 2026.
SBY mengatakan mengenal dekat dengan sosok Juwono, sejak dirinya sebagai perwira muda. SBY dan Juwono kerap berdiskusi tentang militer dan sipil.
SBY menyebut memiliki pandangan yang sama agar militer tidak berpolitik praktis dan fokus kepada menjaga pertahanan NKRI. Oleh sebab itu, SBY menunjuk Juwono sebagai Menteri Pertahanan.
“Dengan kesamaan pandangan itulah, singkat kata, ketika saya mengembang amanah memimpin Indonesia, beliau saya ajak . Beliau berkenan untuk menjadi Menteri Pertahanan,” katanya.
Selama bertugas sebagai Menhan, Juwono memodernisasi sektor pertahanan hingga mengembangkan alat utama sistem pertahanan (alutsista). Tujuannya agar alutsista Indonesia dapat bersaing dengan negara ASEAN.
Ia dan Juwono juga menggagas berdirinya Universitas Pertahanan, yang hingga ini berkembang dengan pesat. Kala itu, SBY tidak ingin Indonesia justru belajar dari negara lain sistem pertahanan dan keamanan dari negara lain.
“Padahal kita kaya dengan pengalaman perang, perang konvensional, perang gerilya, perang lawan gerilya. Itulah Mas Juwono dan Pak Purnomo Yusgiantoro (Mantan Menhan) bersama saya menggagas berdirinya Universitas Pertahanan,” ujarnya menerangkan.
Selanjutnya, bersama Juwono menginisiasi kawasan Peacekeeping Mission di Sentul, Bogor. “Untuk apa, penyiapan kekuatan Indonesia dalam menghadapi krisis dalam maupun luar negeri,” katanya.
Juwono meninggal dunia pada usia 84 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, Sabtu 28 Maret 2026 sekitar pukul 13.45 WIB . Juwono meninggal karena sakit setelah sebelumnya menjalani perawatan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....