Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas ke Tanjung Priok Pascalebaran
- 28 Mar 2026 15:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas menuju Pelabuhan Tanjung Priok pasca-Idul Fitri 2026. Hal ini seiring potensi peningkatan volume kendaraan, khususnya angkutan barang.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengatakan lonjakan mobilitas diperkirakan akan terjadi. Setelah berakhirnya pembatasan operasional angkutan barang pada 29 Maret 2026.
“Setelah tanggal 29 Maret, mobilitas angkutan barang akan meningkat sangat signifikan. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” kata Komarudin, lewat keterangannya, Sabtu, 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas serta kebijakan diskresi yang akan diterapkan secara situasional. Dengan mengacu pada skema tahun sebelumnya dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Kami sudah siapkan pola rekayasa dan kebijakan diskresi. Nanti akan diterapkan sesuai dinamika di lapangan,” ujarnya.
Menurut dia, langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Sekaligus memastikan distribusi logistik di kawasan pelabuhan tetap berjalan optimal.
Komarudin juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, menghindari jam padat, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami harap masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif bila diperlukan,” katanya.
Sebelumnya, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menggelar rapat koordinasi pengaturan lalu lintas pascamudik Idulfitri 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik setelah periode mudik dan arus balik Lebaran.
Rapat tersebut melibatkan berbagai instansi, mulai dari otoritas pelabuhan, kepolisian, pemerintah daerah, operator terminal, hingga pengguna jasa. Koordinasi ini bertujuan menyelaraskan langkah strategis dalam pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan dan sekitarnya.
Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, menyatakan fase pascamudik merupakan periode krusial yang membutuhkan perhatian serius. Khususnya, dalam menjaga keseimbangan antara arus kendaraan logistik dan lalu lintas umum.
“Pasca Idulfitri, aktivitas di pelabuhan akan kembali meningkat seiring normalisasi kegiatan industri dan logistik. Diperlukan pengaturan traffic yang terintegrasi dan kolaboratif agar arus barang tetap lancar tanpa menimbulkan kepadatan,” ujar Drajat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....