Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali, Wapres Tekankan Pengendalian Penyakit
- 27 Mar 2026 22:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali, Wapres Tekankan Pengendalian Penyakit dan Hilirisasi
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau peternakan sapi Ampaslovers' Sayekti Farm di Pagerjurang, Boyolali, Jumat, 27 Maret 2026. Peninjauan ini guna memastikan penguatan sektor peternakan berjalan terintegrasi, mulai dari kesehatan ternak hingga pengembangan industri berbasis hilirisasi.
Pada kesempatan ini, Wapres menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit pada hewan ternak. Terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melalui percepatan vaksinasi dan pelaporan dini oleh masyarakat.
"Pastikan semua sapi, ya, Pak Bupati, yang mendapatkan vaksin, dan warga, Bapak/Ibu semua, juga jangan telat melapor. Jadi kalau ada satu kejadian, langsung dilaporkan, biar tidak mewabah dan mengular," kata Wapres.
Selain pengendalian penyakit, Wapres juga mendorong penguatan rantai pasok peternakan melalui hilirisasi industri. Menurutnya, pembangunan fasilitas pengolahan hasil peternakan secara terintegrasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus menjaga stabilitas sektor.
"Segera mendatangkan investor untuk membangun pabrik. Ini penting sekali," ujarnya.
"Jadi untuk pabrik pakan semua dari A sampai Z, jadi ada hilirisasinya di sini. Jadi dari awal sampai produk akhir harus segera mendatangkan investor," ucapnya.
Wapres pun meminta pemerintah daerah segera menjajaki peluang investasi guna mengembangkan ekosistem peternakan yang terhubung dari hulu hingga hilir. Termasuk penyediaan pakan, pengolahan produk, hingga distribusi.
| Baca juga: Wapres Tinjau Perkembangan Tol Prosiwangi |
"Harus dari hulu ke hilir selesai semua. Jadi, jangan sampai ada lagi warga yang mengeluh masalah," ujarnya.
Lebih lanjut, Wapres menilai penguatan sektor peternakan tidak hanya berdampak pada produktivitas. Tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
"Nanti kalau sudah ada pabriknya, harga pakan harus stabil. Ada pembukaan lapangan kerja dan warga di sini harus sejahtera semua," kata Wapres.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyampaikan, sektor peternakan sapi perah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayanya. "Ini kita berada di salah satu kecamatan atau desa yang memang potensi terbesar kami adalah peternakan, katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....