Menkomdigi Pastikan Akses Telekomunikasi Mudik 2026 Lancar dan Aman
- 24 Mar 2026 17:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, meninjau Posko Terpadu Mudik Lebaran 2026 di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali
- Menkomdigi Meutya Hafid mengatakan akses telekomunikasi berjalan aman dan lancar saat masa mudik Lebaran 2026
- Wilayah Bali memiliki kecepatan akses internet tercepat
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, memastikan layanan telekomunikasi dan internet berjalan lancar, selama masa mudik Lebaran 2026. Hal itu disampaikannya, saat meninjau posko terpadu di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Hal ini dijelaskan Menkomdigi, terbukti dari kecepatan akses jaringan internet yang ada di sejumlah daerah. Ia mengatakan untuk rata-rata kecepatan unduh nasional mencapai 95 Mbps, dan kecepatan unggah mencapai 42 Mbps.
Sementara dicontohkannya untuk wilayah Bali, rata-rata kecepatan dapat mencapai 200 Mbps. Hal ini diungkapkannya, menjadi bukti bahwa kualitas jaringan secara nasional sangat baik dan terjaga.
"Khusus untuk Bali, rata-ratanya 105 Mbps, jadi di atas rata-rata nasional. Di Bandara Ngurah Rai sendiri kecepatannya di atas 200 Mbps, bahkan sampai 250 Mbps," kata Meutya dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026.
Selain jaringan seluler, Kemkomdigi juga turut memantau keamanan frekuensi penerbangan. Menkomdigi menegaskan bahwa interfensi frekuensi pada sektor telekomunikasi penerbangan sangatlah minim, yakni di bawah 30 detik.
Kondisi ini kata Meutya, dipastikan aman dan tidak membahayakan tingginya lonjakan frekuensi penerbangan selama musim mudik. Meski demikian ia menyatakan bahwa Kemkomdigi akan terus melakukan pengawalan ketat, hingga pada musim Libur Lebaran 2026 berakhir.
"Pengawalan ketat ini akan terus dilakukan hingga 29 Maret mendatang. Untuk menjaga kelancaran komunikasi masyarakat, Kemkomdigi dan operator seluler telah menyiagakan sekitar 500 posko di seluruh Indonesia," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....