Lebaran di Istana, Presiden Prabowo Sapa Hangat Ribuan Warga

  • 21 Mar 2026 18:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden menggelar halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah dengan 5.000 masyarakat
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut, dalam halalbihalal itu Presiden menyapa langsung masyarakat
  • Halalbihalal bersama Presiden Prabowo dikhususkan bagi masyarakat umum

Lebaran di Istana, Presiden Prabowo Sapa Hangat Ribuan Warga

RRI.CO.ID, Jakarta — Suasana hangat Lebaran terasa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto menyapa langsung ribuan masyarakat dalam kegiatan halalbihalal dan silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Presiden untuk lebih dekat dengan masyarakat di hari raya.

Menurutnya, jumlah masyarakat yang hadir dalam acara tersebut mencapai ribuan orang. “Kalau total seluruhnya ya, kurang lebih 4.000-an lah, 4.000 sampai 5.000 masyarakat. Beliau (Presiden Prabowo) berkeliling menyapa masyarakat yang berkenan hadir untuk merayakan Hari Raya Idulfitri di Istana Merdeka ini,” ujar Prasetyo kepada wartawan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo tampak berinteraksi langsung dengan warga yang hadir. Kehadirannya di tengah masyarakat menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyat, sekaligus mempererat tali silaturahmi di momen Lebaran.

Kegiatan halalbihalal ini juga menjadi bagian dari tradisi Idulfitri di lingkungan Istana, yang menghadirkan suasana kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat luas.

Mensesneg menegaskan, jumlah tamu yang dapat mengikuti kegiatan tersebut, tidak dilakukan pembatasan. Namun, peserta yang mengikuti kegiatan itu ditentukan melihat ketersediaan tempat dan waktu pelaksanaan.

Mensesneg mengatakan bahwa dalam halalbihalal dan silahturahmi ini, Presiden menekankan seluruh pesertanya diprioritaskan untuk masyarakat. Ia menyebut bahwa gelaran halalbihalal bersama Kepala Negara ini, tidak mewajibkan untuk dihadiri para pejabat negara.

Sebab, Kepala Negara tidak ingin momentum Idulfitri ini, tidak dimanfaatkan jajaran pejabat negara bersilaturahmi dengan sanak keluarga. Selain itu Prasetyo juga menuturkan gelaran halalbihalal bersama Presiden, angat sederhana.

"Beliau sejak beberapa hari yang lalu menyampaikan bahwa tidak wajib dihadiri oleh para pejabat, baik kementerian maupun lembaga. Beliau tidak ingin merepotkan, barangkali ada acara-acara keluarga, jadi sore hari ini memang khusus untuk masyarakat umum," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....