Masih Ada Pemudik Berangkat H-1 Lebaran di Kampung Rambutan

  • 20 Mar 2026 11:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Terminal Kampung Rambutan Masih Dipadati Pemudik pada H-1 Lebaran 2026
  • Sebagian Penumpang Baru Mudik karena Kendala Jadwal Libur Pekerjaan
  • Harga Tiket Bus Relatif Stabil dan Pemeriksaan Armada Berjalan Lancar

RRI.CO.ID, Jakarta - Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, masih melayani keberangkatan pemudik pada H-1 Lebaran, Jumat 20 Maret 2026. Pemudik tujuan jarak dekat dan jauh masih datang untuk melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.

Suasana terminal terpantau ramai, namun belum terjadi penumpukan berlebih di area tunggu. Sejumlah penumpang terlihat membawa koper, tas besar, dan barang bawaan lainnya sambil menunggu bus.

Di area keberangkatan, deretan bus antarkota tampak bersiap mengangkut penumpang ke berbagai daerah. Petugas juga masih memeriksa sejumlah armada untuk memastikan kendaraan aman selama arus mudik.

Arus keberangkatan H-1 Lebaran diwarnai beragam alasan dari para pemudik. Sebagian baru mendapat libur kerja, sementara lainnya sengaja berangkat mepet menjelang Hari Raya.

Salah seorang pemudik, Yasin, mengaku berangkat pada H-1 Lebaran karena libur kerja baru dimulai. Ia bersama keluarganya mudik menuju Muara Dua, Sumatera Selatan, melalui Terminal Kampung Rambutan.

Yasin memilih menggunakan bus karena dinilai lebih hemat untuk perjalanan keluarganya. Ia menyebut ongkos mudik sekitar Rp500 ribu per orang.

“Dikarenakan liburnya H-1 kerja,” ucapnya saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Jumat 20 Maret 2026.

Meski demikian, ia mengaku sempat mengalami keterlambatan armada bus. Menurutnya, bus yang dijadwalkan datang pukul 10.00 WIB belum juga tiba.

Ia mengatakan proses pembelian tiket berjalan lancar dan kondisi terminal cukup aman. Menurutnya, pemeriksaan armada membuat penumpang merasa lebih tenang saat menunggu keberangkatan.

Mudik kali ini menjadi pengalaman pertamanya merayakan Lebaran di kampung halaman istrinya. Ia mengaku antusias menantikan suasana Lebaran di Sumatera bersama keluarga besar.

Sementara itu, pemudik lain, Ibu Abdillah, juga berangkat pada H-1 Lebaran melalui Terminal Kampung Rambutan. Ia mudik dari Ciputat, Tangerang, menuju Citeureup, Bogor.

Ia mengaku sengaja berangkat mepet Lebaran agar bisa berkumpul dengan suami dan mertua. Menurutnya, mudik singkat tetap penting untuk menjaga tradisi silaturahmi saat Hari Raya.

Ibu Abdillah mengatakan biaya perjalanan tahun ini masih relatif terjangkau. Ia menyebut harga tiket bus menuju Citeureup sekitar Rp35 ribu per orang.

“Ya, sama aja lah. Masih sama seperti tahun lalu,” ucapnya.

Ia menilai proses keberangkatan di terminal berjalan lancar sejak awal. Menurutnya, armada yang ditumpangi tidak terlalu penuh dan masih cukup nyaman.

Selain itu, ia mengaku terbiasa menggunakan bus dari Kampung Rambutan setiap kali mudik. Ia rutin pulang kampung setiap tahun usai menunaikan Salat Idulfitri.

Bagi Ibu Abdillah, yang paling dinanti ialah momen berkumpul dengan keluarga besar. Ia berharap seluruh pemudik tetap sehat dan selamat sampai tujuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....