Ruang Digital Ibarat Rimba, Menag: Penundaan Medsos Anak Demi Penguatan Karakter
- 19 Mar 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan dukungan penuh terhadap PP Tunas
- Menag juga meminta seluruh madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan untuk turut mengawal implementasi kebijakan tersebut
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026. Regulasi ini merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital atau PP TUNAS.
Ia menegaskan bahwa ruang digital saat ini ibarat “rimba tanpa batas” yang menuntut kesiapan mental dan spiritual. Khususnya bagi anak-anak.
Menurutnya, kebijakan penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun yang mulai berlaku pada 28 Maret 2026 bukanlah bentuk pembatasan. Melainkan langkah strategis untuk memperkuat jati diri dan akhlak generasi muda sebelum terpapar kompleksitas dunia maya.
“Kita ingin memastikan bahwa pondasi agama dan etika tertanam kuat di lingkungan keluarga dan pendidikan sebelum mereka melangkah ke jagat digital,” ujar Menag dalam keterangan video kepada redaksi RRI, Kamis 19 Maret 2026.
Kementerian Agama, lanjutnya, mendukung penuh aturan turunan dari kebijakan Perlindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai bentuk ijtihad regulasi negara dalam melindungi tumbuh kembang anak.
Menag juga meminta seluruh madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan untuk turut mengawal implementasi kebijakan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai upaya mengoptimalkan literasi serta pembentukan karakter peserta didik.
“Kepada para guru, kiai, dan orang tua, mari kita dampingi anak-anak dengan kasih sayang. Kita siapkan mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....