Stok Cadangan Beras Pemerintah Berlimpah, Diprediksi Mencapai 6 Juta Ton
- 19 Mar 2026 11:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan), menyebut bahwa sejumlah komoditas pangan strategis, dalam kondisi yang aman dan berlimpah. Hal ini dikatakan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memberikan kepastian akan kebutuhan stok dan stabilitas harga.
Apalagi diungkapkannya, kepastian pasokan dan harga ini dibutuhkan masyarakat, dalam menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah. Seperti dijelaskan Sudaryono, komoditas strategis yang mengalami kelebihan stok, ialah komoditas beras.
Wamentan menyebut bahwa untuk komoditas beras, berpotensi besar akan mengalami kelebihan stok. Sebab hal ini dijelaskannya, adanya stok cadangan beras pemerintah (CBP) dan tingginya tingkat hasil produksi beras nasional.
"Cadangan beras pemerintah sudah mencapai 4 juta ton lebih di gudang bulog. Saya kira nanti ini proyeksinya sampai dengan 6 juta ton bisa disimpan di gudang bulog," kata Sudaryono saat konferensi pers, di Kantor Staf Presdien, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 19 Maret 2026.
Selain itu dalam ketahanan stok dan harga beras ini, Wamentan juga menyoroti terkait peredaran beras di tengah masyarakat. Dijelaskannya, jika kondisi panen terjadi maka penyaluran BBM kepada masyarakat dapat bertambah. kebutuhan nasional.
Dengan penghitungan yang dilakukannya, hal tersebut akan menghasilkan ketahanan beras hingga mencapai 324 hari. Wamentan mengatakan bahwa jika hal itu terwujud, maka ketahanan pangan nasional salah satinya ditopang komoditas beras.
"Selain itu beras yang beredar di masyarakat saat ini sekitar 11, hampir 12 juta ton dan proyeksi standing crop yang di hari-hari dan minggu-minggu ke depan akan panen juga sekitar ada 12 juta ton. Sehingga kalau di total ada 28 juta ton itu sama dengan kemampuan kita," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....