Wapres Prihatin atas Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

  • 15 Mar 2026 17:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan keprihatinan atas peristiwa penyerangan terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Tindakan kekerasan seperti ini, kata Wapres, tidak dapat dibenarkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung nilai-nilai demokrasi.

Pernyataan Wapres tersebut disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang jelas kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa tesebut.

"Negara berkepentingan memastikan bahwa setiap tindakan kekerasan terhadap warga negara ditangani secara serius dan berkeadilan. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming juga menyampaikan perhatian dan keprihatinan mendalam atas kejadian ini," kata Tina dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 15 Maret 2026.

"Seraya menegaskan pentingnya memastikan keselamatan setiap warga negara serta menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan terbuka," ujarnya. Tina memastikan, pemerintah memastikan bahwa korban memperoleh penanganan medis dan dukungan pemulihan yang diperlukan.

"Negara berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan terhadap warga negara serta memastikan bahwa ruang demokrasi tetap terjaga. Seluruh pihak diharapkan memberikan kepercayaan kepada proses hukum yang sedang berjalan dan bersama-sama menjaga situasi yang kondusif," katanya.

Hal yang sama disampaikan Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya. Ia-pun mengecam penyiraman air keras kepada Andrie Yunus.

"Hal ini tidak boleh terjadi. Karena negara, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, menjamin kebebasan penyampaian pendapat dan berkegiatan," katanya.

Ia memastikan, pemerintah akan mengusut tuntas tindakan kekerasan ini dan memastikan hal serupa tidak terjadi kembali. "Saudara Andrie Yunus berhak mendapatkan keadilan atas tindak kekerasan yang sudah diterima," katanya.

Sebelumnya, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Akibat kejadian tersebut, Andrie mengalami luka dan mendapat penanganan medis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....