Baznas Berhasil Himpun Zakat Rp6 triliun

  • 15 Mar 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sodik Mudjahid menjelaskan penghimpunan zakat nasional pada Ramadan 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data sementara, dari 746 unit pengelola zakat di seluruh Indonesia, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp6 triliun rupiah.

Sodik mengatakan, jumlah zakat yang dihimpun akan terus meningkat. Baznas menargetkan penghimpunan zakat nasional mencapai Rp60 triliun

“Baznas sendiri, pada Ramadan ini, dari 746 unit alhamdulillah sudah terkumpul Rp6 triliun. Kita baru bulan ketiga, ditambah bulan Ramadan, Insyaallah dengan dukungan semua, mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang Rp60 triliun,” kata Sodik Mudjahid, dalam keterangan tertulis yang diterima oleh wartawan, Minggu, 15 Maret 2026.

Sodik mengatakan, penghimpunan zakat nasional merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sodik mengingatkan agar masyarakat membayar zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas.

“Kepada masyarakat, sekali lagi kami mengimbau untuk membayar zakat. Istilah kami adalah zakat menolong umat dan zakat adalah penolong di akhirat,” ujarnya.

Sodaik memastikan, zakat yang terhimpun di Baznas akan disalurkan kepada penerima manfaat. Penyaluran zakat sesuai dengan prinsip amanah dan ketentuan syariah.

“Kami siap, Baznas siap menerima dan menyalurkan kepada mustahik. Tentu sesuai dengan prinsip amanah dan sesuai dengan syariah,” katanya menegaskan.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membayar zakat kepada Baznas di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026. Selain itu, Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga/badan turut membayar zakat.

Sodik mengatakan, kehadiran Presiden Prabowo dan pejabat negara membayar zakat akan meningkatkan partisipasi masyarakat. Ia berharap, keteladanan Presiden Prabowo dalam membayar zakat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan zakat.

“Hal ini memberikan poin yang luar biasa. Selain tentu saja penerimaan kami bertambah, yang lebih penting adalah dukungan moral. Survei kami menunjukkan pembayaran pemimpin-pemimpin, pembayaran tokoh-tokoh itu lebih efektif dibandingkan dengan kampanye yang kami lakukan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....