Pertamina Pantau Dua Kapal yang Masih di Teluk, Utamakan Keselamatan Kru
- 12 Mar 2026 15:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan pembaruan mengenai status sejumlah kapal pengangkut energi yang sedang beroperasi. Ia menjelaskan terdapat dua kapal yang sebelumnya telah melanjutkan operasional pelayaran dari Paragon dan Rinjani.
Menurut Simon, kedua kapal tersebut melayani pasar non-captive sehingga tidak termasuk pengiriman khusus untuk Pertamina. Ia menambahkan satu kapal berlayar menuju Kenya sementara kapal lainnya dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju India.
“Mengenai status kapal, kemarin ada dua kapal yang memang sudah lanjut operasionalnya, yaitu dari Paragon dan Rinjani. Nah, kebetulan itu adalah untuk non-captive market, jadi bukan untuk Pertamina,” ujarnya usai mengikuti Pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Hari Raya Idulfitri 2026 di BPH Migas, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
Sementara itu dua kapal lain masih berada di dalam teluk yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro. Ia menegaskan perhatian utama perusahaan saat ini adalah memastikan keselamatan kru kapal serta keamanan kargo.
“Masih berada di dalam teluk itu ada dua kapal, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro. Yang menjadi concern (kekhawatiran) kami yang utama adalah keselamatan para kru dan keselamatan kargo kami,” katanya.
Simon mengatakan, Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Luar Negeri dan pemangku kepentingan terkait. Langkah koordinasi tersebut dilakukan agar situasi di wilayah pelayaran membaik sehingga kargo dapat melintasi area dengan aman.
Selain itu, Pertamina juga melakukan diversifikasi sumber pasokan energi sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika kawasan. Ia menyebut pasokan tidak hanya berasal dari Timur Tengah tetapi juga Afrika Amerika dan wilayah lainnya.
“Tapi tentunya untuk antisipasi, kami juga melakukan diversifikasi sumber, dan ini juga tentunya sudah seperti biasa. Sumber-sumber kita tidak hanya dari Middle East, ada juga dari Afrika, ada dari Amerika, dan berbagai tempat lainnya,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....