Presiden Soroti Anggapan Jembatan Kecil Bukan Proyek Strategis
- 10 Mar 2026 14:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, masih ada pihak yang menilai pembangunan jembatan kecil bukan proyek strategis. Bahkan, menurutnya, sebagian kalangan dinilai lebih tertarik membangun monumen besar maupun gedung-gedung pencakar langit.
"Mungkin ada orang yang memandang jembatan gantung untuk menyeberangi beberapa belas atau beberapa puluh meter sesuatu yang tidak strategis. Ada pihak-pihak yang ingin membangun monumen-monumen besar, membangun pencakar langit, membangun gedung-gedung mewah," kata Presiden Prabowo saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026.
Kepala Negara menekankan, pembangunan jembatan kecil justru memiliki arti penting bagi masyarakat. Pemerintah yang dipimpinnya, kata dia, memprioritaskan infrastruktur yang langsung menjawab kebutuhan rakyat.
"Tidak, pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab kesulitan rakyat kita yang paling kecil. Rakyat kita yang paling jauh, rakyat kita yang paling terpencil," ucap Presiden.
Kepala Negara juga mengaku merasa lebih tenang setelah pembangunan jembatan di sejumlah wilayah terpencil. Sebelumnya ia kerap memikirkan keselamatan anak-anak yang harus menyeberangi sungai deras saat berangkat sekolah.
Dengan adanya jembatan tersebut, para pelajar tidak lagi harus menghadapi risiko menyeberangi sungai. Mereka juga tidak perlu kembali ke rumah dengan pakaian basah setelah pulang sekolah.
"Pulang dari sekolah dengan pakaian basah, inilah artinya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya. Hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin," kata Presiden.
Sebelumnya, Presiden menyebut pembangunan ratusan jembatan dalam waktu sekitar dua setengah bulan merupakan capaian yang luar biasa. "Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," ucap Presiden.
Proyek tersebut melibatkan prajurit Tentara Nasional Indonesia serta berbagai petugas yang bekerja di lapangan. Satuan tugas pembangunan jembatan dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak.
"Saya telah membentuk Satgas ini, saya menugaskan Saudara Kepala Staf Angkatan Darat untuk memimpin langsung. Seorang jenderal bintang empat memimpin pembangunan jembatan-jembatan, tidak hanya jembatan besar tapi juga jembatan kecil-kecil," ujar Presiden.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan jembatan yang terdiri dari 77 jembatan bailey, 59 jembatan armco, dan 82 jembatan perintis. Sebagian di antaranya dibangun di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pascabencana banjir bandang serta tanah longsor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....