Inilah Daftar Empat Korban Longsor Sampah di TPST Bantargebang
- 10 Mar 2026 10:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi mengalami longsor dan menewaskan empat orang. Empat korban tersebut adalah pemulung, sopir truk, hingga pedagang kopi.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo pun akhirnya menyebutkan inisial korban. Diantaranya:
1. Korban D.S (pedagang kopi)
2. Korban E.W (pemulung)
3. Korban D.S (sopir truk)
4. dan Korban I.S (sopir truk)
"Selain korban meninggal dunia, dua orang sopir truk dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut. Keduanya adalah yakni J (sopir truk) dan R (sopir truk)," ucapnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 10 Maret 2026.
Longsor terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Tepatnya di kawasan TPST DKI Jakarta Zona 4C, RT 004 RW 004, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.
Tumpukan sampah yang longsor tersebut menutup akses jalan di area TPST. Dan menimpa warung kopi serta beberapa truk sampah yang sedang beroperasi.
- Diketahui Oleh Saksi
Peristiwa longsor pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang saat itu sedang melakukan kontrol keamanan di area TPST. Saksi mendengar teriakan warga mengenai adanya longsor, kemudian melihat gunungan sampah tiba-tiba runtuh menutup jalan.
Setelah kejadian tersebut, informasi langsung disebarkan melalui grup komunikasi keamanan TPST. Anggota piket Polsek Bantargebang yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan.
Hingga saat ini proses pencarian korban masih terus dilakukan menggunakan alat berat berupa ekskavator. Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI-Polri, BPBD Kota Bekasi dan BPBD DKI Jakarta.
Adapun keterlibatan lainnya seperti Basarnas Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar Kota Bekasi, PMI, dan relawan. Selain itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono juga turun langsung ke lokasi.
Hal tersebut dilakukannya untuk meninjau proses evakuasi serta memastikan penanganan korban berjalan maksimal. Keduanya memberikan arahan kepada personel gabungan agar fokus pada pencarian korban yang diduga masih tertimbun longsoran sampah.
"Kerugian materi akibat peristiwa ini masih dalam proses pendataan. Kami juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....