GEMARBUDHI Tuang 10.000 Liter Eco Enzyme ke Sungai Cisadane
- 09 Mar 2026 05:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMARBUDHI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup melakukan aksi peduli lingkungan. Salah satunya dengan aksi lingkungan dengan menuangkan 10.000 liter eco enzyme ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane, Tangerang Selatan.
Kegiatan tersebut sekaligus mencatatkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai aksi penuangan eco enzyme terbanyak. Aksi ini menjadi bentuk partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mendukung upaya pemulihan kualitas air sungai.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Mirofiq mengapresiasi keterlibatan GEMARBUDHI dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam mendorong kesadaran kolektif untuk merawat sungai sebagai sumber kehidupan.
"Aksi tersebut juga menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap pencemaran Sungai Cisadane. Karena terjadi akibat kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama pada 9 Februari 2026," kata Hanif, lewat keterangannya, Minggu, 8 Maret 2026.
Hanif mengatakan, insiden kebakaran itu menyebabkan senyawa organofosfat masuk ke aliran sungai. Dan berdampak pada kematian ikan secara massal di sejumlah titik.
Pemerintah melalui KLH/BPLH sebelumnya telah mengambil sejumlah langkah penanganan, mulai dari pengamanan sisa bahan kimia. Kemudian pemasangan garis pengawasan oleh Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH), hingga penegakan hukum pidana dan perdata terhadap pihak terkait.
"Selain itu, kami juga menyiapkan langkah bioremediasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Apabila kandungan pestisida di sedimen sungai masih terdeteksi tinggi," kata Hanif.
Melalui aksi kolaboratif ini, pemerintah berharap kualitas Sungai Cisadane dapat pulih secara bertahap. Sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk keberlanjutan generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....