BUMA Ansor Gandeng Perusahaan Waterproofing Global, Kuatkan Ekonomi Kader
- 06 Mar 2026 20:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Gerakan Pemuda (GP) Ansor memperkuat langkah di bidang ekonomi dengan menjalin kerja sama strategis bersama perusahaan waterproofing global. Kerja sama dilakukan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) dan PT Oriental Yuhong Indonesia.
Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Dwi Winarno mengaku senang dengan kerja sama yang digelar di kantor GP Ansor, Jakarta, Jumat 6 Maret 2026. Menurutnya, ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah pertemuan antara BUMA dan perusahaan tersebut yang dikenal sebagai salah satu pemain besar di industri waterproofing dunia.
“PT Yuhong ini dalam bisnis waterproofing dan sejenisnya, market size-nya itu nomor empat di dunia. Jadi saya rasa Ansor cukup bisa berbagi dan berkolaborasi dengan salah satu perusahaan terbesar di dunia,” ujar Dwi.
Ia menekankan bahwa kepercayaan dari perusahaan global tersebut harus dibayar dengan komitmen dan konsistensi oleh kader Ansor. Karena, membangun perusahaan dan kekuatan ekonomi organisasi membutuhkan proses yang panjang.
Dwi juga mengingatkan bahwa penguatan ekonomi di kalangan Nahdliyin telah lama menjadi gagasan penting sejak masa awal berdirinya Nahdlatul Ulama. Dalam hal ini, melalui gerakan ekonomi Nahdlatut Tujjar.
Menurutnya, semangat itu kini kembali dihidupkan melalui berbagai program ekonomi Ansor, salah satunya melalui BUMA. Ia menyebutkan GP Ansor memiliki jaringan yang sangat luas di Indonesia.
“Ansor tersebar di 484 kabupaten/kota dan puluhan ribu desa di Indonesia dengan jumlah kader jutaan orang, ini potensi yang luar biasa. Selain menjaga Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan keutuhan NKRI, kader Ansor juga harus punya kontribusi dalam kemandirian ekonomi,” katanya.
Meski usia BUMA belum genap satu tahun, kata Dwi, lembaga usaha tersebut mulai memberikan kontribusi finansial bagi organisasi. Termasuk bagi pemberdayaan kader di daerah.
“Saat ini BUMA sudah mampu memberikan kontribusi sekitar Rp167 juta per bulan kepada pimpinan pusat. Targetnya pada 2029 bisa mencapai Rp250 juta per bulan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP GP Ansor M. Mabrur L. Banuna menyambut baik kerja sama dengan PT Oriental Yuhong Indonesia. Menurutnya, ini merupakan bagian dari upaya memperluas skala usaha sekaligus memberdayakan kader di daerah.
Menurut Mabrur, produk yang dikerjasamakan seperti cat dan bahan bangunan akan didistribusikan melalui jaringan Ansor di tingkat wilayah hingga cabang. “Produk-produk yang sudah kita MoU-kan seperti cat dan lainnya akan kita gerakkan melalui PW, PC, hingga BUMA daerah agar bisa memberikan aktivitas ekonomi bagi kader,” ucapnya.
Ia menegaskan tujuan kerja sama tersebut tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi kader Ansor.
“Bukan hanya soal profit, tapi bagaimana ini bisa menjadi penopang ekonomi kader secara individu maupun organisasi,” ujarnya.
Mabrur menambahkan sekitar 80 persen struktur BUMA saat ini telah diisi oleh kader Ansor di berbagai wilayah. Sejumlah unit usaha yang telah berjalan antara lain di sektor residu sawit, industri oleochemical, hingga layanan haji dan umrah.
Di sisi lain, Country Director PT Oriental Yuhong Indonesia Li Zhiyong menyatakan pihaknya merasa terhormat dapat bekerja sama dengan GP Ansor. Menurutnya, ormas sayap NU ini merupakan organisasi besar yang sudah mengakar di masyarakat.
“Kami sangat terhormat dan percaya telah memilih Ansor untuk bekerja bersama. Kami melihat banyak potensi untuk berkembang bersama di masa depan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan rencana perusahaan untuk memperluas investasi di Indonesia, termasuk pembangunan fasilitas investasi di Yogyakarta.
Menurut Li, kerja sama dengan Ansor memiliki nilai strategis karena organisasi tersebut memiliki jaringan luas sekaligus peran sosial yang kuat di masyarakat.
“Ansor bukan hanya organisasi besar, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Kami memiliki misi yang sama,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, GP Ansor berharap BUMA dapat menjadi motor penggerak ekonomi kader. Sekaligus memperkuat kemandirian organisasi dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....