Letkol Sus Ede Aulah: Serangan Umum 1 Maret 1949 Masih Relevan bagi Prajurit TNI

  • 06 Mar 2026 18:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kasubdisaji Hukmas Bidisaji Pusjarah TNI menilai peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta masih relevan bagi prajurit TNI. Menurutnya, nilai perjuangan dalam peristiwa tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Selain itu, peristiwa tersebut juga sarat akan nilai. Nilai tersebut mencakup persatuan, strategi perjuangan, serta keberanian menghadapi keterbatasan dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa.

“Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 memberikan inspirasi yang sangat berada. Peristiwa ini mengajarkan, memberikan informasi betapa pentingnya persatuan dan kerjasama,” kata Letkol Sus Ede Aulah saat berbincang bersama Pro3 RRI dalam Program TNI Menyapa di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan keberhasilan serangan tidak hanya ditentukan kekuatan militer semata dalam pertempuran tersebut. Namun, menurutnya dukungan tokoh sipil, militer, dan masyarakatlah yang menjadi faktor penting yang memperkuat perjuangan bangsa saat itu.

“Keberhasilan Serangan Umum bukan hanya semata hasil dari kekuatan militer,” ujarnya. Ia menegaskan koordinasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan perjuangan dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Peristiwa tersebut, lanjutnya, juga mengajarkan keberanian menghadapi keterbatasan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Ede mengatakan TNI tetap berani mengambil risiko dengan strategi cerdas meskipun jumlah dan persenjataan lebih terbatas.

“Walaupun penguasaan Yogyakarta hanya berlangsung sekitar 6 jam, efeknya ternyata mampu mengguncang diplomasi internasional. Serta, mampu memperkuat posisi Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan,” ujarnya.

Ede berharap nilai perjuangan dalam peristiwa tersebut dapat menjadi teladan bagi generasi muda masa kini. Ia menilai generasi muda dapat belajar untuk berani bermimpi, bekerja sama, serta tidak menyerah menghadapi tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....